Selasa, 23 Desember 2025

Paroki Bunda Teresa Calcutta GPI Semarakkan Natal dengan Christmas Feast

 

 


Natal 2025 ini di Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah, berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Tahun 2025 Pastor Paroki Fransiscus Antonio Runtu Pr., menggagas kegiatan Christmas Feast yang tentunya melibatkan seluruh umat.

Menurut Pastor Fransiscus Runtu, Christmas Feast merupakan salah satu ruang bagi umat untuk berkumpul, saling bertemu dan berbagi sukacita. “Kalau sebelum-sebelumnya biasa Natal, pulang kampung, atau liburan ke kota lain, atau hanya di rumah saja, maka kita menciptakan ruang berkumpul dan bertemu dalam suka cita Natal,” tutur Pastor Angki.

Pastor Paroki menunjuk Pastor Valentino Pandelaki sebagai PIC kegiatan yang dimotori Orang Muda Katolik (OMK) dan dibantu Kaum Bapak Katolik (KBK) tersebut. Ia memaparkan kegiatan Christmas Feast berlangsung sejak 22 Desember 2025 sampai 3 Januari 2026. Lebih lanjut dijalskannya bahwa, puncak dan akhir Christmas Feast pada 3 Januari dengan perayaan Hari Anak Misioner sekaligus Natal bersama umat Paroki Bunda Teresa Calcutta GPI. Misa ini dipimpin langsung oleh Uskup Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC.




Perayaan Natal selalu menjadi momen penuh sukacita bagi banyak orang, sebab pada hari itu kita mengenangkan Misteri Inkarnasi: Allah menjadi manusia dan tinggal hadir di antara kita. Kelahiran Yesus Kristus merupakan pernyataan kasih Allah yang menyelamatkan, menghadirkan harapan baru bagi umat manusia, terutama bagi keluarga-keluarga yang menjadi tempat pertama seseorang mengalami cinta, pengampunan, dan pertumbuhan dalam iman,”

Lanjut Pastor Valen, tahun ini, Paroki Bunda Teresa Calcutta, Griya Paniki Indah, mengangkat tema “Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga” sebagai dasar penyelenggaraan Christmas Feast.

Tema ini sejalan dengan kebutuhan pastoral Gereja dalam memperkuat martabat keluarga sebagai Gereja kecil, yang di tengah berbagai tantangan zaman yang memiliki kesibukan, konflik, tekanan ekonomi, hingga melemahnya komunikasi sehingga memerlukan pendampingan dan ruang pembinaan iman yang menyegarkan,” jelas Pastor Valen.

Lanjutnya, melalui rangkaian kegiatan yang kreatif, edukatif, dan pastoral, paroki berharap agar setiap keluarga sungguh merasakan bahwa Allah hadir menyertai dan menyelamatkan, serta dipanggil untuk menjadi pembawa kasih Kristus bagi sesama.




“Diharapkan Christmas Feast ini menjadi momen pertumbuhan iman, penguatan persaudaraan, dan pembaruan spirit pelayanan dalam terang kelahiran Sang Juru Selamat,” sebutnya.

Rangkaian Christmas Feast diisi dengan pembuatan Kandang Natal di dalam dan luar Gereja, perayaan ekaristi, Santo Nikolaus OMK dan Sekami, Lomba Kandang Natal, Idol Keluarga, Tutur Kitab Suci SEKAMI, Vocal Group, Line Dance Natal dan Lomba Kreatifitas antar OMK. Kemudian malam syukur akhir tahun, perayaan ekaristi anak-anak dan perayaan Natal bersama umat.

Pembukaan kegiatan Christmas Feast diisi dengan Fragmen Natal dari OMK, Bazar Natal, penampilan dari OMK, SEKAMI, PPA dan berbagai games.(KomsosGPI)

Sabtu, 22 November 2025

Pastor Valen: Biarkan Yesus Meraja dalam Hidup Kita

 


Paroki Bunda Teresa dari Calcutta Griya Paniki Indah (BTDC GPI) merayakan Hari Raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam pada Minggu, 23 November 2025. Dalam homily Pastor Valentino Pandelaki Pr mengajak umat agar membuka hati dan membiarkan Yesus Kristus meraja dalam kehidupan kita.

Hari Raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam dirayakan sebelum memasuki Masa Adven, yang pada tahun 2025 dimulai pada 30 November. Dalam kalender liturgi, Hari Raya Kristus Raja juga memiliki sejarah yang berakar pada situasi dunia yang penuh gejolak pada awal abad ke-20. Hari raya ini pertama kali ditetapkan oleh Paus Pius XI pada 11 Desember 1925 melalui ensiklik Quas Primas.

“Raja kita bayangkan taktah, mahkota emas berhias permata, pakaian mewah. Tapi injil hari ini menampilkan sesuatu berbeda. Yesus Kristus Raja Semesta Alam tidak menggunakan mahkota dari emas. Tetapi Yesus menggunakan mahkota duri. Raja yang duduk di singgahsana mewah, tetapi Yesus bertahtah tergantung di kayu salib,” papar Pastor Valentino Pandelaki Pr.

Lanjutnya, Raja mengenakan pakaian mewah berkilauan dari emas, tetapi Yesus tidak mengenakan pakaian saat disalibkan. Raja Dimana-mana disanjung, dipuji, tetapi Yesus dihina dicemooh, dimaki. “Di Tengah kelemahannya justru nampak kuasa kasih. Yesus menunjukan kerajaannya bukan menindas tetapi penuh kerendahan hati, membebaskan, penuh pengampunan. Kerendahan hati terpancar dari hati Yesus kasih yang mengubah. Yesus buka raja yang disembah, tetapi raja yang melayani, mengasihi sampai tuntas,” ungkap Pastor Valen.

Dalam injil menurut Pastor Valen, seorang penjahat yang disalib di samping berkata “Yesus ingatlah aku jikalau Engkau datang sebagai raja.” Yesus pun menjawab, “sesungguhnya pada hari ini juga engkau akan ada bersama-sama Aku di Firdaus.”

“Kerajaan kristus terbuka bagi siapa saja yang penuh kerendahan hati mau bertobat. Kita pun dengan penuh kerendahan hati, mau bertobat dan datang padanya. Tentu Yesus dengan hati terbuka mau menerima kita bersama dalam kerajaannya. Makna kita merayakan Tuhan Yesus Kristus Raja Semesta Alam yaitu kita membiarkan Yesus membimbing, menuntun membawa kita kedalam kerajaannya. Kita diajak menjadikan kasih menuntun, merajai kehidupan kita. Biarlah kristus menjadi raja dalam hidup kita. Mengikuti teladan Yesus kristus yang tidak mementingkan kepentingan pribadi, tetapi kerendahan hati. Biarkanlah Yesus meraja dalam kehidupan kita,” pungkas Pastor Valen.(KomsosGPI)

Minggu, 09 November 2025

Paroki BTDC GPI Plenokan Program 2026

 

Paroki Bunda Teresa dari Calcutta Griya Paniki Indah (BTDC GPI) menuntaskan penyusunan program kerja 2026. Pastor Paroki Pst. Fransiscus Antonio Runtu Pr., memimpin langsung rapat pleno tersebut, Minggu 9 November 2025 di aula Paroki.

Pastor Fransiscus Runtu mengungkapkan rapat pleno ini dimaksudkan untuk mengklarifikasi apakah semua usulan program  dari kelompok territorial dan kelompok kategorial sudah terakomodir dalam program kerja paroki 2026.

“Mengklarifikasi apakah program dari kelompok teritorial dan kategorial sudah masuk atau justru tidak ada. Kemudian mungkin ada program-program yang perlu ditambahkan. Karena setelah ini program 2026 akan diplenokan di tingkat kevikepan dan keuskupan,” jelas Runtu.

Pastor Angki juga menekankan agar jangan sampai ada kelompok teritorial atau kategorial yang tidak mempunyai program. “Kalau tidak ada program berarti kelompok tidak punya pengurus atau anggota. Program merupakan kebutuhan-kebutuhan umat,” tukas Pastor Angki, seraya menambahkan Paroki GPI adalah paroki pertama yang telah menuntaskan program 2026.

Rapat pleno ini dihadiri Pastor Rekan Pst Jan Silvianus Koraag Pr, Pastor Neomis Pst Valentino Pandelaki Pr, DPP, DKP, Tim Monev, ketua kelompok teritorial dan kategorial.(KomsosGPI)

Pesta Pemberkatan Gereja Basilik Agung Santo Yohanes Lateran

Gereja Basilik Agung Santo Yohanes Lateran

Hari ini, Gereja Katolik sejagat merayakan Pesta Pemberkatan Basilika Santo Yohanes Lateran, sebuah perayaan penting yang mengingatkan umat akan kesatuan Gereja di seluruh dunia. Gereja katedral Paus di Roma ini, yang dijuluki Omnium Urbis et Orbis Ecclesiarum Mater et Caput (Induk dan Kepala semua gereja di kota Roma dan di seluruh dunia), menjadi simbol bahwa komunitas Gereja dipersatukan di dalam Kristus, Sang Batu Penjuru.

Basilik Agung Santo Yohanes Lateran dibangun setelah diundangkannya Dekrit Milan oleh Kaisar Konstantinus. Pemimpin Romawi itu memberikan kebebasan umat Kristiani, untuk menjalankan agamanya pada tahun 313. Basilik itu didedikasikan oleh Paus Sylvester I pada 9 November 324. Gereja ini diselesaikan pada abad keenam dengan pelindungnya adalah Santo Yohanes Pembaptis dan Santo Yohanes Penginjil. Basilika Santo Yohanes Lateran berfungsi sebagai takhta episkopal bagi Uskup Roma, yaitu Paus, yang juga menjadi pemimpin Gereja Katolik seluruh dunia.

Perayaan ini bukan sekadar mengenang bangunan tua, tetapi menegaskan kembali makna Bait Allah sebagai tempat kudus perjumpaan dengan Tuhan. Dalam bacaan Injil hari ini, kisah Yesus mengusir para pedagang dari Bait Allah menjadi pengingat profetis bahwa rumah Tuhan harus dijaga kesuciannya dari transaksi duniawi.

“Rombaklah Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali.” Inilah pernyataan Yesus mengungkapkan misteri siapa diri-Nya. Dalam tiga hari diri-Nya akan mendirikan bait Allah, tak lain adalah tubuh-Nya sendiri. Yohanes menegaskan bahwa Bait yang dimaksud Yesus adalah tubuh-Nya sendiri. Kehadiran Allah tidak lagi berpusat pada bangunan batu, melainkan pada diri Yesus, Putra Allah yang hidup.

Yesus sedang menunjukkan bahwa, bukan hanya bangunan yang bisa jadi kotor, tetapi hidup manusia pun bisa menjadi “bait yang ternodai,” ketika hati kita dijadikan tempat transaksi dosa.

Apa alasan kita ke gereja? Saudara-saudari terkasih, banyak dari kita yang menyatakan diri mencintai Tuhan, tapi tidak ke gereja. Atau aktif di Gereja, dan rajin pelayanan, tetapi ada juga godaan-godaan yang membuat hidup kita sendiri seperti Bait Allah yang mulai dipenuhi ternodai. Pergaulan dan hiburan yang tidak sehat, relasi yang toxic dan tidak menghormati martabat tubuh, beragam kecanduan, sikap amarah, iri, balas dendam, dan yang paling sering melupakan Gereja.

Kita diingatkan bahwa Kalau kita jauh dari Gereja, kita makin jauh dari sumber kekuatan rohani. Gereja bukan acara. Gereja bukan rutinitas. Gereja adalah rumah tempat kita diingatkan siapa diri kita sebagai anak Allah.(KomsosGPI)


Minggu, 02 November 2025

Mengenang Arwah Semua Orang Beriman, Sebuah Tradisi Melampaui Batas Dimensi Fisik

 


Setiap tanggal 2 November, umat khususnya Gereja Katolik, merayakan sebuah tradisi yang melampaui batas dimensi fisik. Hari Peringatan Arwah Semua Orang Beriman. Mengenang arwah semua orang beriman diperingati sehari setelah Hari Raya Semua Orang Kudus. Momen ini didedikasikan secara khusus untuk mengenang dan mendoakan jutaan jiwa yang telah meninggalkan dunia ini—keluarga, kerabat, sahabat, dan para gembala iman.

Tradisi ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sebuah refleksi mendalam tentang esensi hidup, kematian, dan harapan akan keabadian.

Dalam keyakinan Kristiani, kematian bukanlah sebuah akhir yang tragis, melainkan sebuah peristiwa puncak kehidupan. Kita percaya bahwa hidup di dunia ini tidak lenyap, melainkan hanya diubah. Kematian adalah transisi, sebuah kepulangan menuju kediaman abadi di surga.

Momen ini menjadi waktu untuk mempercayakan diri secara total kepada Kristus. Ini adalah perjumpaan abadi dengan Dia, Sang Pokok Pengharapan, yang mengantar kita pulang ke rumah Bapa. Bagi orang beriman, kematian adalah pintu gerbang menuju persekutuan kekal.

Tujuan utama dari perayaan ini adalah mendoakan mereka yang telah mendahului kita. Umat memohon agar saudara-saudari yang telah meninggal dunia disucikan dari segala dosa, dibebaskan dari segala hambatan, dan layak menikmati kebahagiaan kekal di sisi kanan Allah.

Doa-doa ini mencerminkan keyakinan akan kasih Allah yang tak terbatas dan harapan agar semua jiwa dapat bersama-sama para kudus di surga, memandang wajah Allah yang dirindukan. Ini adalah tindakan kasih yang melampaui kubur, sebuah solidaritas spiritual antara mereka yang masih berziarah di bumi atau Gereja yang masih berjuang dan mereka yang telah berada di alam baka atau Gereja yang telah jaya.

Lebih dari sekadar mengenang, hari peringatan ini memberikan penghiburan rohani yang luar biasa bagi mereka yang ditinggalkan. Ada janji dan keyakinan teguh bahwa kelak, kita akan berjumpa kembali dengan orang-orang terkasih yang telah mendahului kita.

Persekutuan ini berpuncak pada momen di mana kita bersama Maria dan seluruh orang kudus memuji dan memuliakan Allah. Keyakinan ini menepis duka dan menggantinya dengan pengharapan yang kuat. Kita semua, pada akhirnya, akan meninggalkan dunia ini dan kembali kepada Bapa di surga. Iman inilah yang kita pegang, bahwa hidup atau mati, kita tetap milik Kristus.

Hari Peringatan Arwah Semua Orang Beriman mengajarkan kita untuk menghargai kehidupan saat ini sambil senantiasa mempersiapkan diri untuk perjalanan akhir, memperkuat iman akan kebangkitan dan kehidupan kekal yang dijanjikan. Ini adalah perayaan iman, harapan, dan kasih abadi.

Di Paroki Bunda Teresa dari Calcutta Griya Paniki Indah Manado Hari Peringatan Arwah Semua Orang Beriman yang tepat pada hari Minggu didoakan semua sanak keluarga yang telah meninggal. Bahkan setelah misa, Pastor mengunjungi kubur keluarga dari umat Katolik, mendoakan dan memerciki kuburan tersebut dengan air kudus.(KomsosGPI)

Sabtu, 01 November 2025

Paroki BTDC GPI Kembali Gelar Workshop Cantores dan Pemazmur

 


DPP Paroki BundaTeresa Calcutta Griya Paniki Indah, Bidang Kerohanian,  tahun 2025 ini Kembali melaksanakan workshop Pemazmur dan Cantores. Kegiatan tersebut dibuka oleh Pastor Rekan Pst Jan Silvianus Koraag Pr., dengan narasumber Pst Harry Singkoh MSC, Sabtu 1 November 2025.

Kegiatan yang merupakan program Paroki Bunda Teresa dari Calcutta GPI ini diikuti oleh 44 peserta.

Pada kesempatan itu Pastor Harry Singkoh mengingatkan persiapan yang baik bagi cantores dan pemazmur. Menurutnya ini bukan sekedar dinyanyikan tetapi tujuan utamanya memuji, memuliakan Tuhan dan memandu umat dalam liturgi.

Kegiatan ini berlangsung dari pukul 09.00 Wita hingga pukul 14.00 Wita.(KomsosGPI)

Jumat, 31 Oktober 2025

Pastor Jan Koraag Tutup Bulan Rosario di di Gua Maria Sumber Kesembuhan Orang Sakit

 

Misa penutupan Bulan Rosario.

Setelah sebulan umat Paroki Bunda Teresa dari Calcutta Griya Paniki Indah melaksanakan devosi doa Rosario, Jumat 31 Oktober Bulan Rosario tersebut ditutup melalui misa yang dipimpin Pastor Jan Silvianus Koraag Pr di Gua Maria Sumber Kesembuhan Orang Sakit.

Pastor Jan Koraag dalam homilinya mengungkapkan inti dari Doa Rosario ini adalah umat berdoa kepada Yesus melalui perantaran Bunda Maria ibunya. “Melalui doa sederhana ini kita mengenang dan memperingati kisah kehidupan Kristus melalui peristiwa-peristiwa. Melalui Doa Rosario ini kita saling menguatkan, saling mendoakan, mengajarkan keperdulian kita dengan orang lain,” ungkap Pastor Jan Koraag.(KomsosGPI)

Senin, 27 Oktober 2025

Paroki BTDC GPI Gelar Penjaringan dan Pelatihan Anggota Komsos di Stasi Kima Atas

 


Paroki Bunda Teresa dari Calcutta (BTDC) Griya Paniki Indah menggelar penjaringan dan pelatihan anggota Komunikasi Sosial (Komsos) di Stasi St Carolus Boromeus Kima Atas, Minggu 26 Oktober 2025.

Kegiatan yang sudah merupakan program paroki ini dibuka oleh Pastor Rekan Pst. Jan Silvianus Koraag Pr., didampingi Korbid IV DPP Donny Mamahit.

Pastor Jan Koraag mengingatkan pewartaan melalui media sosial saat ini sangat penting sehingga perlu memperhatikan hal-hal agar tidak terjadi kesalahan pemahaman. Menurutnya informasi perlu diolah sebelum dipublikasi supaya tepat sasaran.

Hal yang sama juga diungkapkan Korbid IV DPP. “Informasi sebaiknya disaring dulu sebelum disharing. Karena begitu gampanya informasi disebarluaskan, padahal belum tentu kebenaran informasi itu,” tutur Mamahit.

Pada kesempatan itu, anggota Komsos Paroki Yohanes Sujio memberikan materi pelatihan fotografi dan Sebagian videografi.

Kegiatan tersebut diikuti sejumlah OMK, pengurus wilayah rohani dan dihadiri Ketua Stasi Eusabius Lewokelodo.(KomsosGPI)

Minggu, 26 Oktober 2025

Tim Monev dan DPP Inti Godok Proker 2026 Paroki BTDC GPI


Dewan Pastoral Paroki Inti (DPP), Dewan Keuangan Paroki (DKP) dan Tim Monev bersama Pastor Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah (BTDC GPI), Pst. Fransiscus Anotonio Runtu Pr., menggodok Program Kerja (Proker) Paroki 2026, Minggu 26 Oktober 2025.

Pastor Fransiscus Runtu berharap Proker 2026 ini dapat mengakomodir kebutuhan umat Paroki Bunda Teresa Calcutta GPI. Sebelumnya pada Sabtu 25 Oktober 2025, Tim Monev dan DKP bersama Pastor Paroki telah merumuskan kebutuhan-kebutuhan umat yang telah dijaring.

Terlibat juga dalam pembahasan serius tersebut Pastor Rekan Pst. Jan Silvianus Koraag Pr., dan Pastor Neomis Pst. Valentino Pandelaki Pr.(KomsosGPI)

Minggu, 12 Oktober 2025

Umat Paroki Bunda Teresa GPI Rayakan HUT ke-57 Pastor Angki dengan Suka Cita

 


Umat Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah (GPI) merayakan HUT ke-57 Pastor Paroki Pst Fransiscus Antonio Runtu Pr., dengan penuh suka cita, Jumat 10 Oktober 2025.

Sejak misa pagi hingga malam hari, umat silih berganti datang memberikan ucapan selamat kepada gembala mereka tersebut. Tidak hanya umat Paroki Bunda Teresa, para pastor dari Keuskupan Manado, Vikaris General RD. Wilhelmus Thome, Sekretaris Keuskupan Manado RP. Paulus Laurentius Pitoy MSC, termasuk Uskup Manado Mgr. Benedictus E. Rolly Untu MSC di sela-sela kesibukannya juga ikut hadir dalam perayaan ulang tahun.


Hadir dan mendampingi Pastor Angki yaitu keluarganya terutama ibu dan kakaknya Pst. Lukas Ronald Runtu Pr. Ucapan syukur HUT pada malam hari dilaksanakan melalui Doa Rosario bersama di paroki.(KomsosGPI)

Kamis, 09 Oktober 2025

Evaluasi Program 2025 Kelompok Kategorial dan Pemeriksaan Keuangan


Kegiatan monitoring dan evaluasi program kerja serta pemeriksaan keuangan kembali dilakukan untuk Kelompok Kategorial. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula pastoran, Rabu 8 Oktober 2025. 

Pastor Pst. Fransiscus Antonio Runtu Pr., juga mengungkapkan, Paroki GPI akan menyusun Renstra 2026 berdasarkan visi, misi dan renstra Keusukupan Manado 2026.



Sebelumnya Tim Monev Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah telah turun ke wilayah-wilayah rohani untuk melaksanakan kegiatan Monev dan pemeriksaan keuangan, serta penjaringan kebutuhan umat. Usulan-usulan kebutuhan dari umat ini akan dipadukan dan disusun menjadi program paroki 2026.(KomsosGPI)

Selasa, 07 Oktober 2025

Banjir Hadiah di Pesta Pelindung Wilayah Rohani MRPD

 

Pesta pelindung Wilayah Rohani  Sta Maria Ratu Pencinta Damai, Paroki Bunda Teresa dari Calcutta, Griya Paniki Indah (BTDC GPI) diperingati melalui misa syukur pada Selasa 7 Oktober 2025. Uniknya umat maupun undangan yang hadir pulang dengan sukacita membawa hadiah menarik.

Pesta pelindung Wilayah Rohani MRPD diawali doa Rosario yang dilanjutkan misa Syukur dengan selebran Pastor Paroki BTDC GPI, Pst. Fransiscus Antonio Runtu Pr. Pastor Angky mengungkapkan Maria Ratu Pencinta Damai merupakan gelar kepada Bunda Maria. Menurutnya Bunda Maria mempunyai banyak sekali gelar karena menjadi perantara permohonan dan doa kepada Yesus Kristus.

“Saya berharap spiritualitas Maria Ratu Pencinta Damai betul-betul membawa sukacita, kedamaian diantara umat. Jangan sampai antara umat dengan pengurus wilayah justru terjadi perpecahan,” tukas Pastor Angky.

Usai misa dilanjutkan dengan acara menarik yaitu doorprize kepada umat dan tamu yang hadir dengan hadiah-hadiah menarik seperti buku doa, kalung Rosario, patung Bunda Maria, salib dan televisi 64 Inch.(KomsosGPI)

Sabtu, 04 Oktober 2025

Tim Monev Turun ke Wilayah Rohani

 


Kalau sebelum-sebelumnya kegiatan monitoring dan evaluasi program kerja serta pemeriksaan keuangan dilaksanakan di aula pastoran. Tapi kali ini selama Oktober 2025, Tim Monev Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah turun ke wilayah-wilayah rohani untuk melaksanakan kegiatan Monev dan pemeriksaan keuangan.

Pastor Paroki Pst. Fransiscus Antonio Runtu Pr., mengungkapkan kegiatan ‘jemput bola’ ini untuk menjaring usulan-usulan program dari umat sebelum dipadukan dan disusun menjadi program paroki 2026.

Pastor juga mengingatkan Paroki GPI akan menyusun Renstra 2025 berdasarkan visi, misi dan renstra Keusukupan Manado 2026.(KomsosGPI)

Rabu, 01 Oktober 2025

Saling Mendoakan di Bulan Rosario

Dalam bulan Oktober ini umat Paroki Bunda Teresa dari Calcutta Griya Paniki Indah diajak saling mendoakan melalui devosi doa Rosario. Pembukaan Bulan Rosario ini melalui misa yang dipimpin Pastor Valentino Pandelaki Pr., Rabu 1 Oktober 2025.

Pastor Valentino Pandelaki dalam homilinya mengungkapkan inti dari Doa Rosario ini adalah umat berdoa kepada Yesus melalui perantaran Bunda Maria ibunya. Lanjutnya doa Salam Maria sebenanrya Adalah ungkapan pujian kepada Santa Perawan Maria, ibu Tuhan Yesus Kristus.

“Melalui doa sederhana ini kita mengenang dan memperingati kisah perjalanan kehidupan Kristus melalui peristiwa-peristiwa sejak kelahiran, penderitaan hingga wafat di kayu salib. Melalui Doa Rosario ini kita saling menguatkan, saling mendoakan, mengajarkan keperdulian kita dengan orang lain,” tutur Pastor Valen.

Lanjutnya, bacaan Injil hari ini tentang merendahkan diri menjadi seperti anak kecil. “Barang siapa menyambut seorang  anak dalam nama-Ku, dia menyambut Aku. Sabda Kristus ini jelas-jelas menunjuk kepada Bunda Maria. Bunda Maria telah merendahkan diri, menerima kabar dari malaikat, tidak hanya menyambut, bahkan mau melahirkan putra Allah,” ungkap Pastor Valen.(KomsosGPI)

Senin, 29 September 2025

Umat Wilayah Rohani St Mikael Harus Tangguh dan Berani

 





                  Umat Wilayah Rohani Santo Mikael, Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah harus tangguh berjuang dan berani membela iman kristiani melawan kejahatan. Hal itu ditegaskan Pastor Jan Silvianus Koraag Pr., saat memimpin misa syukur perayaan pesta pelindung Santo Mikael.

                Pastor Jan Koraag mengulas tentang sosok St. Mikael yang merupakan salah satu malaikat agung dan pemimpin pasukan surgawi dalam peperangan melawan kejahatan. Ia dipuja sebagai pelindung Gereja Katolik dan pelawan setan dan roh jahat. “Pesta Santo Mikael diperingati pada 29 September bersama Malaikat Gabriel dan Rafael,” tutur Pastor Jan.

                Lebih lanjut Pastor mengungkapkan St. Mikael berperan sebagai pelindung umat dan simbol kekuatan ilahi dalam melawan kejahatan serta penjaga keselamatan rohani umat beriman.

“Spiritualitas St. Mikael yaitu pelindung umat dan pembela iman dari serangan roh jahat. Simbol keberanian dan kekuatan ilahi dalam peperangan rohani. Pemimpin para malaikat menjaga keselamatan gereja dan manusia,” ungkap Pastor.

                Pastor Jan Koraag  kemudian mengingatkan dan mengajak umat wilayah rohani tersebut untuk tangguh dan berani berjuang menghadapi kejahatan seperti Santo Mikael.

Perayaan pesta pelindung ini juga dihadiri DPP, Korbid II Organisasi Harold Pratasik yang juga pelaksana harian ketua wilayah rohani ini, Korbid I Kerohanian Marsel Kanto, ketua-ketua wilayah rohani dan ketua-ketua kelompok kategorial.(KomsosGPI)

Minggu, 28 September 2025

Raup 135 Juta, Kantin Pembangunan Paroki BTDC GPI Dilanjutkan

 


 


Aksi umat menggalang dana untuk pembangunan paroki melalui kantin sejak Juni hingga September 2025 berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 135.686.808. Aksi umat wilayah rohani ini telah dilanjutkan oleh kelompok kategorial.

Evaluasi program kerja dalam rapat koordinasi Pastor Paroki PSt. Fransiscus Antonio Runtu Pr., dengan DPP pleno Sabtu 27 September 2025, dilaporkan hasil kegiatan kantin 16 Wilayah Rohani pusat paroki berhasil meraup dana sebesar Rp 135.686.808.





Kegiatan penggalangan dana ini merupakan upaya Dewan Keuangan Paroki dalam rangka proses pembangunan di paroki Bunda Teresa dari Calcutta Griya Paniki Indah (BTDC GPI). Pastor Angki memuji upaya tersebut dan merestui kantin pembangunan tersebut dilanjutkan oleh kelompok kategorial. Selain kantin penggalangan dana juga telah dilaksanakan melalui kupon berhadiah yang diundi pada puncak pesta pelindung paroki. Dana yang berhasil dikumpulkan melalui kupon tersebut sebesar Rp 190 juta.

“Melalui kegiatan rangkaian pesta pelindung sebenarnya bagaimana menciptkan ruang untuk saling bertemu. Di dalam pertemuan-pertemuan ini akan muncul kebersaman dan suka cita. Sehingga menjadi suatu kekhasan umat Paroki Bunda Teresa Calcutta GPI,” tutur Pastor Angki.

Lebih lanjut Pastor Angki memaparkan beberapa rencana pembangunan yaitu pembuatan WC, penataan halaman gereja dan pembangunan aula paroki.

 

REALISASI AKSI UMAT KANTIN DAN  PASAR MALAM

No.

Waktu

Wilayah Rohani

Realisasi

1

6-8 Juni 2025

St Ambrosius

5,146,500

2

13-15 Juni 2025

Sta MRPD

3,783,250

3

20-22 Juni 2025

Sta Elisabeth

7,317,000

4

26-29 Juni 2025

St Fidelis Sigmaringen

3,800,000

5

4-6 Juli 2025

St Athanasius

5,240,500

6

11-13 Juli 2025

St Thomas Becket

12,143,000

7

18-20 Juli 2025

Sta MRR

8,041,300

8

25-27 Juli 2025

St Lorenzo Ruiz

13,319,000

9

 1-3 Augst 2025

St Mikael

5,822,000

10

8-10 Agustus 2025

Sta Verena

15,012,000

11

15-17 Agustus 2025

Sta Lidwina

17,599,500

12

22 - 24 Augst 2025

St Valentinus

8,749,000

13

29-31 Agustus 2025

Sta Helena

7,095,000

14

4-7 September 2025

St Yohanes Rasul

13,195,500

15

12 -14 September 2025

Sta Ursula

5,134,500

16

19-21 September 2025

St Padre Pio

4,288,758

Rp   135,686,808

(KomsosGPI)