Umat
Wilayah Rohani Santo Lorenzo Ruiz, Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki
Indah merayakan pesta pelindungnya pada Minggu 28 September 2025 di Lenny’s
Villa, Suwaan. Pastor Valentino Pandelaki Pr., mengingatkan dan meminta umat
wilayah rohani tersebut untuk meneladani sikap dari Santo Lorenzo Ruiz.
Pastor
Valen mengungkapkan, St. Lorenzo Ruiz adalah santo
pertama dari Filipina. Ia lahir di Binondo, Manila dari ayah berdarah Tionghoa
dan ibu Filipina. Lorenzo adalah seorang petugas sakristi dan kaligrafer yang
juga aktif sebagai anggota Konfraternitas Rosario. Pada tahun 1636, ia menjadi
sukarelawan misionaris dan berangkat ke Jepang bersama para imam Dominikan
untuk menyebarkan iman Katolik. Pada masa itu, Jepang sedang pada masa menganiaya
umat Kristiani, sehingga Lorenzo dan kawan-kawannya ditangkap, disiksa, dan
akhirnya dimartirkan di Nagasaki pada 29 September 1637.
“Lorenzo mati dengan cara digantung
terbalik dan ditusuk tombak. Ia dikenal sebagai teladan kesetiaan iman dan
pengorbanan bagi umat Katolik di seluruh dunia,” ungkap Pastor.
Pesta St. Lorenzo Ruiz dirayakan setiap 28 September. Kanonisasi St.
Lorenzo dan para martir Filipina lainnya dilakukan oleh Paus Yohanes Paulus II
pada 18 Oktober 1987. Ia menjadi pelindung dan inspirasi bagi umat Katolik
terutama di Filipina dalam mempertahankan iman di tengah kesulitan dan
penganiayaan.
Pastor Valen kemudian memaparkan
spiritualitas St. Lorenzo Ruiz . “Keteguhan iman
dan kesetiaan bahkan di tengah penganiayaan. Lorenzo Ruis, martir yang
melambangkan keberanian mempertahankan iman Katolik. Santo ini juga sebagai pelindung
para pencari keadilan warga Filipina. Semoga umat wilayah rohani ini bisa
meneladani seperti pelindungnya Santo Lorenzo Ruiz,” paparnya.
Perayaan pesta pelindung Wilayah Rohani St Lorenzo Ruiz dihadiri koordinator DPP Bidang II Organisasi Harold Pratasik dan Bidang IV Kesekretariatan Donny Mamahit serta ketua-ketua wilayah rohani. Ketua Wilayah Rohani St Lorenzo Ruiz, Aldrin Tangkere berterimakasih atas kehadiran umat dan DPP.(KomsosGPI)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar