Kaum Bapak Katolik (KBK) Unit 4 Santo Thomas Aquinas Paroki Bunda Teresa Calcutta, Griya Paniki Indah (GPI), merayakan Misa Syukur Pesta Pelindung pada Rabu, 28 Januari 2026. Perayaan Ekaristi ini dipimpin oleh Pastor Valentino Pandelaki, Pr., dan berlangsung dalam suasana penuh syukur serta refleksi iman.
Dalam homilinya, Pastor Valentino
mengangkat keteladanan Santo Thomas Aquinas sebagai seorang cendekiawan besar
Gereja yang teguh mempertahankan iman. Santo Thomas Aquinas tidak hanya dikenal
karena kepandaian dan ilmunya, tetapi terutama karena kesediaannya menggunakan
semua karunia yang Tuhan berikan bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan
demi kebaikan banyak orang. Hal ini sejalan dengan tema yang diusung KBK Unit
4, yakni “Lebih Baik Menyinari daripada Sekadar Bersinar.”
Tema tersebut juga selaras dengan
visi Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah, yaitu mengembangkan jati
diri dan martabat umat dalam komunitas yang berbasis Sabda, Iman, Persaudaraan,
Kerasulan, dan Masyarakat, berdasarkan Visi Keuskupan Manado. Visi Keuskupan
Manado sendiri menegaskan panggilan umat Katolik untuk, dalam terang Sabda
Allah, mengembangkan jati diri dan martabatnya guna menyinari kehidupan bersama
di dunia.
Lebih lanjut ditegaskan bahwa
Gereja dipanggil untuk hidup dalam semangat komunio (persekutuan), partisipasio
(partisipasi), dan misio (perutusan). Sebagai “garam dan terang dunia”,
umat beriman diutus untuk membawa misi Allah di tengah kehidupan sehari-hari.
Dalam kehidupan menggereja,
komunitas berbasis Sabda Allah menjadi fondasi utama. Setiap pertemuan bukan
sekadar ajang berkumpul atau berpesta, melainkan kesempatan untuk mendengarkan,
mengimani, menghidupi, dan mewartakan Sabda Tuhan, yang mencapai puncaknya
dalam perayaan Ekaristi. Iman yang dihidupi dalam persekutuan akan semakin
dikuatkan dan diwujudkan dalam tindakan nyata—bukan hanya bersinar bagi diri
sendiri, tetapi sungguh menyinari sesama.
KBK juga dipanggil untuk
membangun komunitas berbasis persaudaraan sejati. Keberagaman kelompok dan
perbedaan yang ada bukanlah sumber perpecahan, melainkan kekuatan dan keindahan
Gereja. Dalam semangat persaudaraan itulah setiap anggota diajak memanggul
salib bersama dan saling menopang.
Selain itu, komunitas KBK
mengambil bagian dalam kerasulan, yakni perutusan Allah, serta terlibat aktif
dalam kehidupan sosial bersama masyarakat luas, sebagai wujud nyata iman yang
hidup.
Perayaan Misa Syukur ini dihadiri
oleh Ketua KBK Unit 4, Chrisno Dahua, bersama Dewan Pastoral Paroki (DPP),
pengurus KBK Paroki, serta perwakilan pengurus KBK dari unit-unit lainnya.
Perayaan ini menjadi momentum bagi KBK Unit 4 Santo Thomas Aquinas untuk terus
meneguhkan komitmen pelayanan: tidak hanya bersinar, tetapi sungguh menyinari
kehidupan Gereja dan masyarakat.(KomsosGPI)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar