Kamis, 29 Januari 2026

KBK Santo Thomas Aquinas GPI: Lebih Baik Menyinari daripada Sekadar Bersinar

 


Kaum Bapak Katolik (KBK) Unit 4 Santo Thomas Aquinas Paroki Bunda Teresa Calcutta, Griya Paniki Indah (GPI), merayakan Misa Syukur Pesta Pelindung pada Rabu, 28 Januari 2026. Perayaan Ekaristi ini dipimpin oleh Pastor Valentino Pandelaki, Pr., dan berlangsung dalam suasana penuh syukur serta refleksi iman.

Dalam homilinya, Pastor Valentino mengangkat keteladanan Santo Thomas Aquinas sebagai seorang cendekiawan besar Gereja yang teguh mempertahankan iman. Santo Thomas Aquinas tidak hanya dikenal karena kepandaian dan ilmunya, tetapi terutama karena kesediaannya menggunakan semua karunia yang Tuhan berikan bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan demi kebaikan banyak orang. Hal ini sejalan dengan tema yang diusung KBK Unit 4, yakni “Lebih Baik Menyinari daripada Sekadar Bersinar.”

Tema tersebut juga selaras dengan visi Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah, yaitu mengembangkan jati diri dan martabat umat dalam komunitas yang berbasis Sabda, Iman, Persaudaraan, Kerasulan, dan Masyarakat, berdasarkan Visi Keuskupan Manado. Visi Keuskupan Manado sendiri menegaskan panggilan umat Katolik untuk, dalam terang Sabda Allah, mengembangkan jati diri dan martabatnya guna menyinari kehidupan bersama di dunia.

Lebih lanjut ditegaskan bahwa Gereja dipanggil untuk hidup dalam semangat komunio (persekutuan), partisipasio (partisipasi), dan misio (perutusan). Sebagai “garam dan terang dunia”, umat beriman diutus untuk membawa misi Allah di tengah kehidupan sehari-hari.

Dalam kehidupan menggereja, komunitas berbasis Sabda Allah menjadi fondasi utama. Setiap pertemuan bukan sekadar ajang berkumpul atau berpesta, melainkan kesempatan untuk mendengarkan, mengimani, menghidupi, dan mewartakan Sabda Tuhan, yang mencapai puncaknya dalam perayaan Ekaristi. Iman yang dihidupi dalam persekutuan akan semakin dikuatkan dan diwujudkan dalam tindakan nyata—bukan hanya bersinar bagi diri sendiri, tetapi sungguh menyinari sesama.

KBK juga dipanggil untuk membangun komunitas berbasis persaudaraan sejati. Keberagaman kelompok dan perbedaan yang ada bukanlah sumber perpecahan, melainkan kekuatan dan keindahan Gereja. Dalam semangat persaudaraan itulah setiap anggota diajak memanggul salib bersama dan saling menopang.

Selain itu, komunitas KBK mengambil bagian dalam kerasulan, yakni perutusan Allah, serta terlibat aktif dalam kehidupan sosial bersama masyarakat luas, sebagai wujud nyata iman yang hidup.

Perayaan Misa Syukur ini dihadiri oleh Ketua KBK Unit 4, Chrisno Dahua, bersama Dewan Pastoral Paroki (DPP), pengurus KBK Paroki, serta perwakilan pengurus KBK dari unit-unit lainnya. Perayaan ini menjadi momentum bagi KBK Unit 4 Santo Thomas Aquinas untuk terus meneguhkan komitmen pelayanan: tidak hanya bersinar, tetapi sungguh menyinari kehidupan Gereja dan masyarakat.(KomsosGPI)

Selasa, 20 Januari 2026

Penataan Lahan Paroki Bunda Teresa Calcutta GPI

 


Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah melakukan penataan lahan yang berada di belakang gereja dan lahan bakal pekuburan, Sabtu 17 Januari 2026.

Sebagaimana hasil rapat Bidang III, penataan dilakukan untuk lahan di bagian belakang Gereja Paroki Bunda Teresa Calcutta GPI, lahan bakal pekuburan, lahan baru dan lahan gereja di Perumnas Tamara Kima Atas.

Penataan lahan akan dilakukan melalui karya bakti merujuk pada Aksi Puasa Pembangunan (APP) 2026. Batas-batas lahan akan dipasang patok dan ditanami Pohon Lamtoro. Selain itu akan dilakukan legalitas lahan.

“Salah satu Aksi Nyata APP 2026 difokuskan pada perawatan lahan-hibah, dalam bentuk identifikasi dan penandaan batas dengan tanaman. Pentaan ini kita bekerjasama dengan Politeknik untuk pemetaan lahan dan penyusunan site-plan tata ruang pemanfaatan lahan,” jelas Pastor Paroki Bunda Teresa Calcutta GPI, Pst. Fransiscus Runtu Pr.

Penataan dengan pemasangan patok lahan di bagian belakang Gereja Paroki Bunda Teresa Calcutta GPI dipimpin langsung Pastor Paroki Pst. Fransiscus Antonio Runtu Pr., Pastor Rekan Pst. Jan S Koraag Pr., dan Korbid III Yohanes H Tene, bersama Kaum Bapak Katolik (KBK).(KomsosGPI)

Minggu, 04 Januari 2026

Hari Anak Misioner Sedunia di Paroki GPI, Uskup Rolly Untu Ajak Anak Menjadi Saksi Kasih Allah

 


Uskup Manado, Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC mengajak anak-anak menjadi saksi dan mewartakan kasih Allah. Ini menjadi pesan Uskup saat memimpin perayaan ekaristi Natal bersama dan Hari Anak Misioner Sedunia ke-183 di Paroki Bunda Teresa Calcutta, Griya Paniki Indah, Sabtu (03/01/2026). 

Dalam perayaan ini, Uskup didampingi Pastor Paroki Pst Fransiscus Antonio Runtu Pr., Pastor Rekan Pst., Jan Silvianus Koraag Pr., dan Pastor Neomis Pst., Valentino Pandelaki Pr., Diakon Michael Kewok, diikuti umat paroki, khususnya anak-anak.

Dalam homilinya, Uskup Rolly mengajak umat untuk memaknai Natal dengan berfokus pada kanak-kanak Yesus. Ia mengingatkan pesan Injil ketika Yohanes Pembaptis berkata, “Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia.” Natal, menurutnya, merupakan peristiwa agung ketika Allah menjadi manusia dan hadir untuk menyelamatkan dunia dari dosa.

Uskup Rolly juga menegaskan inti iman Kristiani sebagaimana tertulis dalam Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Uskup Rolly Untu menyebut misi perutusan Allah sebagai wujud kasih yang luar biasa, ketika Putra-Nya meninggalkan “zona nyaman” di surga untuk tinggal di tengah dunia.

Lebih lanjut dijelaskan, perjalanan hidup Yesus sejak kanak-kanak hingga dewasa menunjukkan teladan pertumbuhan iman dan kemanusiaan. “Yesus bertumbuh menjadi pribadi yang bijaksana, kuat, serta berkenan kepada Allah dan sesama. Kehadiran-Nya di dunia bukan dalam kemegahan, melainkan berujung pada pengorbanan di kayu salib demi keselamatan umat manusia,” papar Uskup.

Momen pembaptisan Yesus juga disoroti sebagai tanda kepenuhan Roh Kudus, yang digambarkan turun seperti burung merpati. Dari peristiwa itu, Yesus tampil penuh semangat, disiplin, taat kepada orang tua, serta setia kepada kehendak Bapa. Setelah melihat dan mengalami sendiri, Ia kemudian menjadi saksi dan mewartakan Kerajaan Allah.

Pada perayaan Natal bersama dan Hari Anak Misioner Sedunia ini, umat diajak untuk bersyukur atas perhatian dan pendampingan orang tua, para pembina, serta pengurus paroki terhadap anak-anak. Anak-anak ditegaskan sebagai bagian penting Gereja masa kini dan masa depan.

Mengakhiri perayaan, Uskup Rolly mengajak anak-anak sebagai anak orang tua sekaligus anak-anak Allah untuk berani memberi kesaksian tentang Kerajaan Allah dalam kehidupan sehari-hari. “Melalui semangat Natal dan Hari Anak Misioner sedunia ini, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang beriman, peduli, dan siap mewartakan kasih Allah kepada sesama,” pungkas Mgr. Benedictus Rolly Untu.(KomsosGPI)


Pelantikan DPC WKRI Bunda Teresa Calcutta GPI 2025 – 2028, Jadilah Terang Bagi Sesama dan Masyarakat

 


Dewan Pengurus Cabang (DPC) Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Bunda Teresa dari Calcutta Griya Paniki Indah (GPI) periode 2025-2028 dilantik oleh Ketua Presidium Wanita Katolik Republik Indonesia Sulawesi Utara Telly Mathilda Kapoh dan Jajaran Presidium DPD Sulawesi Utara, Minggu (04/01/2025).

Pelantikan tersebut diawali Misa Hari Raya Penampakan Tuhan (Epifani) yang dipimpin oleh Pastor Paroki Bunda Teresa dari Calcutta GPI sebagai Penasehat Rohani Pastor Fransiskus Antonio Runtu Pr. Pastor Paroki dalam renungan dan sambutan mengajak umat termasuk WKRI Cabang Bunda Teresa dari Calcutta GPI untuk menjadi terang dan bercahaya bagi sesama dan Masyarakat.


 “Saya berharap dan mengingatkan agar organisasi WKRI bisa membuat program tidak hanya seputar pelayanan di gereja dan umat, tetapi juga mencakup masyarakat luas sehingga benar-benar menjadi terang bagi sesame dan masyarakat,” tukas Runtu.

Ketua Dewan Presidium Telly Kapoh dalam sambutannya, mengajak WKRI sama-sama bekerja dan bukan sebatas lingkup gereja tapi menyentuh sampai kepada masyarakat.

Susunan Kepengurusan DPC WKRI Bunda Teresa Calcutta GPI yaitu:

Penasehat Rohani: Pastor Fransiskus Antonio Runtu Pr.

Ketua : Heisye Rawung.

Wakil Ketua: Junita Tulung.

Sekretaris : Dita Pongoh.

Wakil Sekretaris: Cecillia Maria M. Muaja.

Bendahara: Hettie Bernadeth Sangi.

Bidang Organisasi:

Ketua : Joyce Runtuwene.

Anggota: Agustin Barbara Kansil.

Anggota: Dorothea Kambey.

Bidang Kesejahteraan.

Ketua: Elfie Pinangkaan.

Anggota: Sherly Kumaseh.

Anggota: Chrisna Ponomban.

Bidang Pendidikan.

Ketua: Agustien Cherly Wereh.

Anggota: Deasy Tawaluyan.

Anggota: Evie.Ramoh.

Bidang Hubungan Masyarakat.

Ketua : Rinny Karundeng.

Anggota : Daisy Karnyoto dan Anneke Tumilantouw.

Bidang Usaha Dana.

Ketua : Jessica Felensya.

Anggota: Feibe Tongkeles dan Anggota : Bernadeth Jennie Tintingon.
(KomsosGPI)