Minggu, 16 Mei 2021

Uskup Untu: Jadilah Komunikator Iman dan Kebenaran

 

Uskup Manado Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC mengajak seksi Komunikasi Sosialisasi (Komsos) se-keuskupan menjadi komunikator iman dan dan komunikator kebenaran. Hal itu diungkapkan Uskup dalam Family Gathering Harin Komsos se-Dunia ke 55, Minggu (16/05/2021) kemarin di Gereja Paroki Antonius de Padua, Tataaran, Minahasa.

 

 

Kegiatan family gathering ini diawali dengan perayaan ekaristi yang dipimpin Uskup. Dalam homilinya, Uskup menekankan soal tema Hari Komsos Sedunia ke 55 sebagaimana pesan Bapa Suci Paus Fransiskus.

“Datang dan lihatlah menjadi tema tetapi sekaligus merupakan ajakan bagi kita semua sebagai Komsos di paroki-paroki untuk berani turun ke jalan menghabiskan sol sepatu melihat langsung banyak peristiwa yang terjadi dan  dari sinilah kita bisa mewartakan cinta Tuhan kepada sesama sebagi bagian dari tugas pelayanan kita,” tutur Uskup Untu.


 

Dalam family gathering Uskup mengingatkan teman Hari Komsos sedunia tahun 2021 ini relevan dengan tugas pewartaan kemudian merebaknya informasi hoax dan berita bohong.

"Paus Fransiskus mengingatkan para penggiat komunikasi sosial untuk selalu turun ke jalan, untuk mendapat informasi yang benar, terverifikasi dan tidak menyebar hoax," ungkap Uskup. 

Uskup berharap Komsos berharap untuk berani menjadi komunikator iman dan kebenaran.

"Jadilah komunikator iman dan komunikator kebenaran," tutur Uskup seraya berharap Komsos terus bersemangat mewartawan kabar gerejawi.


 



Sekretaris Eksekutif Komsos KWI Pst. Steven Lalu, Pr melalui Zoom Meeting mengungkapkan perjumpaan adalah otentik dan  lebih kuat dari hanya mendengarkan saja. “Semangat melayani umat adalah hal terpenting. Melayani sungguh-sungguh dengan semangat renda hati,” ungkap Uskup.

Sementara itu Koordinator Komsos Keuskupan  Pastor I Made Pantyasa mengungkapkan Hari Komunikasi Sedunia diperingati setiap tahun bukan  sekedar rutinitas, tetapi mengingat pentingnya komunikasi dalam gereja dan  pewartaan gereja. “Kegiatan ini untuk menghimpun komsos paroki sekeuskupan Manado untuk saling mengenal dan  menjalankan peran  sebagai komunikator mewartakan iman cinta kasih Tuhan,” tutur Pastor Made.

Pada kesempatan itu Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado Fransiskus Talokon memberikan  materi metode penulisan berita. Sementara Pastor Paroki Antonius de Padua Tataaran Pastor Troyani Kalengkongan, Pr membangi pengalaman dalam mengelolah dan  pengembangkan Komsos serta memotifasi Komsos paroki-paroki seKeuskupan Manado.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Komsos dari 24 Paroki yang ada di Keuskupan Manado, dan beberapa paroki yang hadir secara virtual melalui zoom meeting.(tim Komsos Bunda Teresa GPI)

Rabu, 12 Mei 2021

Sayangi Keluarga, Sahabat dan Sesama, Ayo Divaksin

 

 

Sebanyak 119 umat dan juga bukan umat Katolik mendapat vaksinasi Covid-19 dosis pertama yang difasilitasi Paroki Sta Teresa Dari Kalkuta atau Paroki Bunda Teresa Griya Paniki Indah GPI Manado pada Rabu 12 Mei 2021. Pelaksanaan vaksinasi digelar di Gereja Paroki Bunda Teresa GPI oleh tim medis berjalan lancar dan  tertib oleh campur tangan WKRI, KBK dan pengurus paroki.

Sebelumnya beberapa waktu lalu juga telah divaksin kategori Lansia di Lippo Plaza Manado. Inilah kesadaran umat menyayangi keluarga, sahabat, teman dan sesamanya agar terhindar dari bahaya Covid-19.














(tim Komsos Paroki Bunda Teresa GPI/foto dirangkum)
 

Minggu, 21 Februari 2021

Selayang Pandang Gereja Paroki Santa Teresa dari Kalkuta GPI


 

Gereja Katolik Paroki Sta Teresa dari Kalkuta,  GPI, Manado  terletak di tengah Perumahan Griya Paniki Indah, Kelurahan Buha, Kecamatan Paniki, Kota Manado, Sulawesi Utara.
Minggu 13 Maret 2016 Bapa Uskup Manado saat itu yakni Mgr. Yosep Suwatan MSC, didampingi Pastor Paroki kala itu, Pst. Paulus Joutje Palit PR, meletakan batu pertama pembangunan di atas tanah milik Keluarga Sumeisey-Nicolaas dan Keluarga Pesoth-Sumeisey, selaku Developer Perumahan Griya Paniki Indah yang telah menghibahkan tanahnya seluas +/- 5,000 m untuk digunakan sebagai lahan pembangunan Gereja Katolik di bawah Paroki Yesus Gembala Baik, Paniki. 
Minggu, 26 November 2017, meski masih dalam progress 90% penyelesaian pembangunan fisik Gereja, namun atas inisiatif Pastor Paroki saat itu yakni Pst. Frediangko Samudia PR, untuk pertama kalinya digunakan sebagai tempat penyelenggaraan Misa Pesta Kristus Raja se-Kevikepan Manado yang dipimpin langsung oleh Bapa Uskup Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC dan dihadiri oleh sekitar 1,500 umat dari berbagai Paroki se-Kevikepan Manado.
Kemudian Jumat 6 April 2018, Bapa Uskup Manado, Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC memberkati Gereja dan bersama Gubernur Sulut, Bpk. Olly Dondokambey dan Ibu Rita Dondokambey Tamuntuan meresmikannya sebagai Gereja Stasi Santa Teresa dari Kalkuta GPI sebagai bagian Paroki Yesus Gembala Baik, Paniki, setelah dibangun dalam waktu 2 tahun.
Rabu, 25 November 2020, Bapak. Wolf F Sumeisey menyerahkan 3 berkas sertifikat tanah dimana Gedung Gereja berdiri kepada Bapa Uskup Keuskupan Manado, Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC
Minggu, 21 Februari 2021, di tengah masa pandemi Covid-19,  Bapa Uskup Keuskupan Manado, Mgr Benedictus E Rolly Untu MSC didampingi Pastor Paroki Yesus Gembala Baik Paniki, Pst. Aloysius Wilar PR dan Pastor Paroki baru, Pst. Piet Petrus Tinangon PR serta beberapa pastores Keuskupan Manado, memekarkan sekaligus meresmikan Paroki baru yakni Paroki Santa Teresa dari Kalkuta Griya Paniki Indah Manado yang mencakup Stasi St. Petrus Mapanget Barat (3 wilayah rohani) dan Stasi St. Carolus Boromeus Kima Atas (2 wilayah rohani). Pusat paroki memiliki 12 wilayah rohani. sehingga total Paroki Santa Teresa Dari Kalkuta GPI, Manado memiliki 17 wilayah rohani.





(Komsos Gereja Santa Teresa dari Kalkuta, GPI)