Rabu, 14 Juni 2023
Minggu, 11 Juni 2023
64 Anak Terima Sakramen Komuni Pertama di Paroki BTDC GPI
Sebanyak 64 anak di Paroki Bunda Teresa dari Calcutta, Griya Paniki Indah (GPI) Manado menerima Sakramen Komuni Pertama, pada Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus, Minggu (11/05/2023).
Misa
yang dipimpin Pastor Paroki Pst. Petrus Tinangon PR dibantu Frater Diros Pugon
tersebut diawali dengan perarakan masuk 64 anak dari aula menuju ke dalam
gereja. Ke-64 anak tersebut mengenakan pakaian putih-putih.
Baik
lektor maupun pembaca Mazmur dan doa umat dibacakan oleh calon penerima komuni
pertama. Homili kali ini dibuat dalam tanya jawab oleh peserta komuni pertama
dan pastor. Ada beberapa pertanyaan yaitu mengapa sebelum menyambut komuni
harus mengaku dosa? Apa pentingnya masuk gereja pada hari Minggu? Apa itu
ekaristi? Pernyataan Yesus sebagai roti hidup dan apa itu adorasi?
“Selamat
menerima komuni tubuh dan darah Kristus. Ini tahap semakin menjadi anak-anak Allah.
Setelah ini boleh pulang makan siang di rumah, karena pesta sambut baru adalah
pesta keluarga,” tutur Pst. Petrus Tinangon.(Roy)
Kamis, 01 Juni 2023
Paroki BTDC GPI Gandeng Musica Sacra Gelar Workshop Mazmur
Sebanyak 47 umat Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta Griya Paniki Indah (BTDC-GPI) Manado mengikuti workshop Mazmur yang digelar DPP Bidang Liturgi bekerja sama dengan Musica Sacra Keuskupan Manado, Kamis (01/06/2023).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Pastor Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta Griya Paniki Indah Manado, Pst Petrus Tinangon PR dengan pemateri Dirtektur Musica Sacra Keuskupan Manado Pst Harry Singkoh MSC. Peserta workshop yang diikuti utusan wilayah rohani, stasi dan kelompok kategorial itu didominasi Orang Muda Katolik (OMK) dan Serikat Kepausan Anak Remaja (Sekar).

“Saya menyambut baik kerjasama dari Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta Griya Paniki Indah Manado. Mazmur adalah bacaan Kitab Suci yang dinyanyikan. Jadi pe-Mazmur merupakan pewarta yang memegang peran penting dalam misa, sehingga harus mempersiapkan diri dengan baik,” sebut Pst. Singkoh.
Lanjutnya hal penting yang perlu dilakukan pe-Mazmur yaitu mempersiapkan diri, menganalisa atau meneliti terlebih dahulu.
Pastor Petrus Tinangon didampingi Bidang Liturgi Agustinus Jehosua dan Marcelinus Kanto berterima kasih kepada Pastor Harry Singkoh Direktur Musica Sacra yang mau membantu melatih umat Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta GPI untuk membawakan Mazmur.(Roy)
Rabu, 31 Mei 2023
Umat Paroki BTDC GPI Tutup Rosario dengan Misa di Gua Maria
Devosi kepada Bunda Maria melalui doa Rosario umat Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta Griya Paniki Indah (BTDC-GPI) Manado ditutup melalui misa dengan selebran Pastor Paroki Pst. Petrus Tinangon PR di depan Gua Maria yang ada di halaman gereja, Rabu (31/05/2023).
Ratusan umat mengikuti misa yang diawali dengan doa rosario yang dipimpin Pastor Petrus Tinangon itu. “Hari ini Gereja Katolik juga memperingati Pesta Santa Perawan Maria mengunjungi Elisabet. Sebelumnya pada 29 Mei kita memperingati Perayaan Wajib Santa Perawan Maria Bunda Gereja,” tutur Pst. Tinangon.

Pastor Tinangon mengungkapkan istilah Rosario berasal dari bahasa Latin rosarium dari akar kata, rosa yang astinya bunga mawar, rosarium berarti karangan bunga mawar. Dalam budaya masyarakat Eropa, bunga mempunyai arti tanda cinta atau hormat. Pada abad pertengahan, umat Kristen biasanya merangkaikan bunga mawar untuk dipersembahkan kepada Maria. Dalam proses merangkaikan bunga mawar itu, mereka mengucapkan litani pujian kepada Maria.
Asal-usul doa Rosario bersumber pada pengalaman St. Dominikus, pendiri Ordo Dominikan, pada awal abad ke-12. Menurut tradisi ini, Bunda Maria menampakkan dirinya dan memberikan Rosario kepada St. Dominikus. Bunda Maria meminta Dominikus untuk mewartakan Rosario itu.
Santo Dominikus kebetulan sedang berjuang melawan kaum bidaah Albigensian (kelompok yang tidak percaya terhadap misteri kehidupan Kristus sebagai Allah yang menjelma menjadi manusia). Dominikus dan para pengikutnya berhasil ‘mematikan’ bidaah Albigensian itu dengan menggalakkan doa Rosario. Sehingga Santo Dominikus disebut santo yang menyebarkan doa Rosario seperti yang kita kenal sekarang.
Selesai doa Rosario tersebut dilanjutkan dengan perayaan ekaristi.(Roy)
Selasa, 23 Mei 2023
KOMSOS Paroki BTDC GPI Pertahankan Konten Youtube Terbaik
KOMSOS Paroki Bunda Teresa dari Calcutta Griya Paniki Indah (GPI) dalam
hajatan KOMSOS Family Gathering ke-3 Keuskupan Manado kembali mempertahankan
predikat konten Youtube terbaik, Minggu (21/05/2023).
Ini predikat konten Youtube kedua yang diterima KOMSOS Paroki Bunda
Teresa dari Calcutta GPI. Sebelumnya predikat yang sama diraih Paroki BTDC GPI
pada hajatan KOMSOS Family Gathering ke-2 Keuskupan Manado yang dilaksanakan di
Paroki Kristus Raja Kotamobagu 2022.
“Terima kasih kepada KOMSOS Keuskupan Manado atas evaluasi ini. Capaian
ini tentunya sangat membanggakan dan lebih memotivasi kami dalam pewartaan.
Terima kasih kepada teman-teman KOMSOS Paroki BTDC GPI, teruma mas Yohanes yang
terus memotifasi dengan ide-ide cemerlang. Terima kasih juga DPP dan Pastor
Paroki Petrus Tinangon RP yang terus mendukung dan menopang semua ide dan apa
yang kami lakukan dalam tugas kami,” tutur Ketua KOMSOS Paroki BTDC GPI, Royke
Randang.
Sementara itu pegiat KOMSOS Paroki BTDC GPI Yohanes Sujiyo, bersyukur masih
menjurai Konten Youtube. “Meraih predikat terbaik itu sulut, tetapi lebih sulit
lagi untuk mempertahankannya. Tentunya ini butuh komitmen, kerja sama dan kerja
keras,” sebut Yohanes Sujiyo.
Selain konten Youtube terbaik, Paroki BTDC GPI juga memperoleh nominator
konten Instagram terbaik dan nominator konten Website. Sedangkan juara umum
KOMSOS terbaik diraih KOMSOS Paroki Kristus Raja Kotamobagu.(Roy)
Senin, 22 Mei 2023
Pastor Tinangon Ingatkan Tugas KOMSOS Berawal dari Keluarga
Pastor Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta (BTDC) GPI, Pst. Petrus Tinangon PR mengungkapkan bahwa tugas Komunikasi Sosial (KOMSOS) sebenarnya berawal dari keluarga sebagai gereja kecil atau kelompok terkecil dalam gereja.
“Tugas KOMSOS sebagai pewarta cinta kasih Tuhan itu sebenarnya berawal
dari keluarga. Keluarga sebagai bagian terkecil dari gereja,” ungkap Pst
Tinangon di hadapan para pegiat KOMSOS saat pembukaan KOMSOS Family Gathering
ke-3 Keuskupan Manado yang dilaksanakan di Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta
GPI, Sabtu (20/05/2023).
“Berbicara dengan hati berarti kita berbicara dengan hati terbuka,
jujur, apa adanya, tidak melebih-lebihkan. Kita juga meresponnya dengan hati
terbuka dan suka cita,” tutur Tinangon.
Pastor Piet, sapaan akrab dari Pastor Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta
GPI itu kemudian mengajak para pegiat KOMSOS terus bersemangat mewartakan cinta
kasih Tuhan kepada sesama melalui apapun karya kita.(Roy)
Minggu, 21 Mei 2023
Berbicara Dengan Hati, KOMSOS Family Gathering ke-3 Keuskupan Manado Sukses Digelar
Hari Komunikasi Sedunia ke-57 diperingati para pegiat KOMSOS se-Keuskupan Manado melalui KOMSOS Family Gathering ke-3 di Paroki Bunda Teresa dari Calcutta Griya Paniki Indah (GPI) Manado, Sabtu hingga Minggu (20-21/05/2023).
Kegiatan diikuti oleh 127 peserta dari 29 paroki yang ada di Keuskupan Manado. Berbagai kegiatan menarik dikemas secara apik oleh panitia selama dua hari. Di hari pertama, kegiatan dibuka oleh Ketua Komisi KOMSOS Keuskupan Manado, Pastor Yohanes I Made Pantyasa Pr.
Dalam sambutannya, Pastor Made menyatakan bahwa Family Gathering ke-3 KOMSOS Keuskupan Manado ini berbeda dari dua kegiatan sebelumnya. Family Gathering pertama di Paroki Antonius de Padua Tataaran dengan tema Datang dan Lihatlah, kita belajar tentang fotografi, videografi dan sebagian jurnalistik. Family gathering ke-2 di Paroki Kristus Raja Kotamobagu, dengan tema Dengarkan dengan Telinga Hati kita banyak belajar soal jurnalistik.
“Sedangkan pada Family Gathering ke 3 di Paroki Bunda Teresa dari Calcutta GPI dengan tema Berbicara dengan Hati, merupakan pengembangan dan aplikasi dari fotografi, videografi, dan jurnalistik. Disini kita belajar soal publik speaking,” urainya.
Sementara Pastor Paroki Bunda Teresa dari Calcutta Griya Paniki Indah Petrus Tinangon Pr menekankan mengenai peran penting dalam karya pewartaan. “Karya pewartaan kasih Kristus dimulai dari Keluarga. Keluarga adalah bagian terkecil dari gereja dan dasar terkuat dalam pewartaan,” ujar Pastor Piet, sapaan akrabnya.
Selanjutnya dalam workshop mengenai public speaking, peserta dibekali mengenai keterampilan serta tips-tips dalam berkomunikasi oleh Jelly Walansendow dan Frans Budi Santika.
Materi publik speaking ini dilanjutkan dengan pembuatan konten pewartaan melalui aplikasi TikTok. Kegiatan di hari pertama ini, ditutup dengan api unggun untuk menjalin keakraban peserta.
Pada hari kedua, Minggu (21/05/2023) misa peringatan Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke - 57 dipimpin oleh Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSc didampingi Pastor Paroki Petrus Tinangon Pr dan Pastor Yohanes I Made Pantyasa Pr.
Usai misa dilanjutkan dengan sapaan Uskup dan diakhiri dengan penganugerahan KOMSOS Awards. Dimana KOMSOS Paroki Kristus Raja Kotamobagu meraih penghargaan terbanyak.
Penerima KOMSOS Awards selengkapnya adalah.
Konten Youtube non misa : KOMSOS Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta GPI,
Konten Instagram : KOMSOS Paroki Kristus Raja Kotamobagu,
Konten TikTok: KOMSOS Paroki Kristus Raja Kotamobagu,
Konten Facebook non misa : KOMSOS Paroki Antonius de Padua, Tataaran.
Konten website : KOMSOS Paroki Santo Mikael Manado.(Roy)
Rabu, 17 Mei 2023
Minggu, 14 Mei 2023
Pelayanan Ekaristi Bagi Lansia dan Orang Sakit di Paroki BTDC GPI
Umat lanjut usia (Lansia) dan sakit di Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta
Griya Paniki Indah (BTDC-GPI) setiap bulan mendapat melayanan ekaristi di rumah
oleh Pastor Paroki maupun Frater.
Pelayanan ini dilaksanakan oleh Pastor Paroki Petrus Tinangon PR dan
Frater Diros Pugon sesuai jadwal di Pusat Paroki maupun di dua Stasi. Bahkan
Pastor maupun Frater harus melalui medan yang cukup sulit ke rumah-rumah umat
yang harus dilayani.




.jpg)



.jpg)





