Jumat, 07 Juli 2023
Minggu, 02 Juli 2023
Wilayah Rohani MRPD GPI Gelar Rekoleksi dan Anjangsana ke Panti Werdha Bethania
Wilayah Rohani Maria Ratu Pencinta Damai, Paroki Bunda Teresa Dari
Calcutta, Griya Paniki Indah (GPI), melaksanakan rekoleksi dengan tema
“Membangun dan menjaga ikatan kasih dalam perkawinan katolik.” Kegiatan
rekoleksi di Leny’s Villa Suwaan tersebut dilanjutkan dengan anjangsana ke
Panti Sosial Tresna Werdha Bethania, Lembean, Sabtu (01/07/2023).
Dua materi yang dibawakan Pastor Revo Sulu MSC dan Frater Wilio
Kalesaran yaitu Menyembuhkan Luka Hati: Menemukan Penyembuhan Dalam Hati Kudus
Yesus dan Sakramen Perkawinan.
Dalam materi Sakramen Perkawinan diingatkan kembali apa itu Sakramen
Perkawinan? Sakramen perkawinan adalah perjanjian perkawinan, dengannya seorang
laki-laki dan seorang perempuan membentuk antara mereka persekutuan seluruh
hidup, yang menurut ciri kodratinya terarah pada kesejahteraan suami-istri
serta kelahiran dan pendidikan anak, antara orang-orang yang dibaptis, oleh
Kristus Tuhan diangkat ke martabat sakramen.
Sakramen merupakan tanda yang kelihatan dari misteri Kristus yang tak
kelihatan, yang diadakan Kristus untuk mendatangkan rahmat keselamatan bagi
kita
Sedangkan ciri-ciri perkawinan adalah unitas atau kesatuan dan indissolubilitas
atau sifat tak dapat diputuskan/diceraikan.
Dalam materi menyembuhkan luka hati diajak untuk mengenal luka hati atau
batin. Dimana luka batin adalah keadaan hati atau jiwa yang menderita goncangan
akibat peristiwa atau pengalaman pahit dan menyakitkan pada masa lampau, dan
tetap menggangu hidup seseorang pada masa sekarang dan membuat jiwa atau
tingkah lakunya terganggu. Luka batin diibaratkan sebagai fenomena gunung es.
Penyebab luka hati atau batin adalah pengalaman menyakitkan atau traumatis
pada masa dalam kandungan, bayi, anak, remaja dan dewasa.
Penyembuhan luka batin yaitu dalam hati kudus Yesus. “Dari dalam hati
akan mengalir aliran-aliran air yang memberi kehidupan”(Yoh 7:38).
Hati Yesus tergerak oleh belas kasihan, hati Yesus yang tertikam juga membawa
keselamatan. Hati adalah pusat cinta. Dalam rekoleksi umat Wilayah Rohani Maria
Ratu Pencinta Damai mengikuti misa dengan selebran Pastor Revo Sulu MSC.
Umat Wilayah Rohani Maria Ratu Pencinta Damai GPI juga mengunjungi Panti
Sosial Tresna Werdha Bethania, Lembean untuk berbagi kasih dengan penghuni
panti werdha tersebut. Pengurus dan penghuni panti werdha berterima kasih dan
senang dengan naturan yang disumbangkan Umat Wilayah Rohani Maria Ratu Pencinta
Damai.(Roy)
Rabu, 28 Juni 2023
Pastor Petrus Tinangon Rayakan HUT Imamat ke-41
Pastor Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta GPI, Pst. Petrus Tinangon PR,
merayakan Hari Ulang Tahun tahbisan Imamat ke-41, tapat pada Hari Raya Pesta
Santo Petrus dan Santo Paulus, Kamis 29 Juni 2023.
Pastor Piet, sapaan akrabnya merayakan HUT Imamat ke-41 di usia 68
tahun. Pengurus Dewan Pastoran Paroki (DPP) dan umat merayakannya secara
sederhana dalam misa harian dan dilanjutkan santap kasih bersama usai misa.
Pastor Piet berterima kasih kepada umat Paroki Bunda Teresa Dari
Calcutta yang telah mendukungnya lewat doa dan pengertian tulus kepadanya, baik
kekurangan dan kelebihannya. “Terima kasih untuk pertemanan, untuk perhatian
dan pendampingan dalam hal kebutuhan pribadi menghadapi berbagai pertemuan,”
tutur Tinangon.
“Saya tidak punya tradisi khusus merayakan ulang tahun. Keluraga saya
dan kakak, adik saya termasuk orang tua saya tidak punya kebiasaan merayakan
hari ulang tahun,” sebut Pastor Tinangon.
Pastor Paroki pertama di Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta ini juga
menceritakan kisahnya saat berulang tahun. “Waktu saya sudah Pastor, tradisi
hari ulang tahun tidak saya rasakan sebagai pengajar di seminari. Pada waktu
ulang tahun itu, saya berada di Jakarta karena pointmen dengan dokter pribadi
saya dan di Jakarta tidak ada orang yang tahu hari ulang tahun saya, sehingga
tidak ada yang datang memberi selamat kepada saya. Ulang tahun saya nanti
dirayakan saat saya patah kaki dirawat dan tidak bisa kemana-mana, harus berada
di tempat,” ungkap Pastor Tinangon.
Panitia Pesta Pelindung Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta GPI Dilantik
Pastor Petrus Tinangon PR melantik Panitia Pesta Pelindung Paroki Bunda
Teresa Dari Calcutta GPI sekaligus Panitia Penerimaan Sakramen Krisma dalam
misa Hari Raya Pesta Santo Petrus dan Santo Paulus, Kamis (29/06/2023).
Selain melantik, Pastor Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta GPI tersebut
juga memberikan berkat perutusan bagi panitia yang diketuai Denny Surentu. “Terima
kasih kepada panitia perayaan pesta pelindung atas kesediaan anda sekalian
untuk melayani merayakan perayaan ini,” tutur Pastor Tinangon.
Sementara Ketua Panitia Denny Surentu mengakui, ini adalah tugas yang
dipercayakan gereja untuk itu harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. “Terima
kasih kepada Pastor Paroki dan umat atas kepercayaan dan tanggungjawab sebagai
panitia pesta pelindung dan Sakramen Krisma. Untuk gereja dan keagungan Tuhan
tidak ada alasan menolak. Kapan lagi kita melayani dan berbuat untuk gereja dan
Tuhan,” tutur Surentu.(Roy)
Jumat, 23 Juni 2023
2 Hari Rekoleksi OMK Bunda Teresa Dari Calcutta GPI
Paroki
Bunda Teresa Dari Calcutta Griya Paniki Indah (GPI) melaksanakan rekoleksi
Orang Muda Katolik (OMK). Rekoleksi kali ini dilaksanakan selama dua hari, Jumat
(22/06/2023) - Sabtu (23/06/2023) di Tasik Ria Resort.
Rekoleksi
ini dipandu langsung oleh Frater Dirros Pugon Pr yang membawakan lima materi.
Kelima materi tersebut yaitu:
1. Pengertian Rekoleksi.
2. Tergerak, bergerak dan
Menggerakkan.
3. Spiritualitas Komsos.
4. Tugas Perutusan sebagai
OMK.
5. Sharing iman, pentas
seni dan penguatan organisasi.
"Rekoleksi
berasal dari bahasa Latin yaitu re dan colligere yang
berarti mengumpulkan kembali. Tujuan
rekoleksi ini yaitu menyiapkan diri untuk menyambut kedatangan Sang
Terang, mundur sejenak dari rutinitas, menyegarkan kebersamaan dalam kelompok,
meneguhkan masing-masing pribadi dengan kualitas dirinya dan berlibur bersama
Tuhan dan keluarganya," jelas Frater Dirros.
Materi
kedua, menurut Frater, tergerak oleh panggilan Allah, kemudian bergerak dan
akhirnya menggerakan. "Kita menanggapi panggilan Allah tidak hanya
berdiam diri saja. Kita diutus untuk
bermisi dan diutus untuk berbuah," Frater Dirros
Materi
ketiga terkait spiritualitas Komsos. "Menjadi Buzzer Allah. Secara umum
Buzzer merupakan orang yang memanfaatkan akun sosial media miliknya guna
menyebarluaskan informasi atau melakukan suatu promosi maupun iklan dari suatu
produk atau jasa pada perusahaan atau instansi. Mereka bisa mendapatkan
penghasilan dengan mempromosikan, mengkampanyekan, atau mendengungkan suatu
topik. Kita adalah Buzzer Allah yang dengan media kita masing-masing hendaknya
menyebarluaskan warta sabda keselamatan Allah," ungkap Dirros.
Materi
keempat, Ajarkanlah Mereka Melakukan Segala Sesuatu yang Kuperintahkan
Kepadamu (Mat 28:20).
Pada kesempatan ini Frater, mengajak OMK untuk melihat realitas zaman
sekarang ini dalam terang refleksi. “Apakah idealisme peranan kaum awam dalam
kehidupan umat tersebut di atas sudah tercapai?” tutur Dirros.
Frater
juga mengajak OMK untuk merefleksikan peranan kaum muda Katolik (OMK) tentang
panggilan dan tugasnya sebagai seorang manusia, sebagai kaum awam dalam Gereja
Katolik.
Materi
kelima tentang tugas perutusan sebagai kaum awam. Dimana sakramen Baptis menjadi dasar kita menjadi imam,
nabi, dan raja. “Menguduskan, mewartakan, memimpin dan ambil bagian dalam
tugas Kristus,” ungkap Frater.(Roy)
Minggu, 18 Juni 2023
Jumat, 16 Juni 2023
WKRI Bunda Teresa dari Calcutta GPI Bersihkan Lingkungan
Wanita Katolik
Republik Indonesia (WKRI) Cabang Bunda Teresa dari Calcutta GPI melaksanakan
jalan sehat mulai dari pos masuk perumahan Griya Paniki Indah dan berakhir di kompleks
gereja Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta
GPI, Sabtu (17/06/2023). Selain jalan sehat juga membersihkan lingkungan
sepanjang jalan yang dilalui.
Kegiatan diawali dengan doa di depan pos utama masuk perumahan GPI. Kemudian
wanita-wanita berseragam kaos biru dari empat ranting tersebut berjalan masuk
perumahan dengan mambawa kantong plastik dan karung sambil mengangkat
sampah-sampah di sepanjang jalan. Di dalam kompleks gereja kembali dilanjutkan
aksi bersih-bersih di halaman maupun dalam gereja.
“Kegiatan ini merupakan program WKRI Cabang Bunda Teresa dari Calcutta
GPI dalam rangka menyambut HUT WKRI ke-99 pada 26 Juni 2023. Dalam rangka HUT
WKRI ini kami melaksanakan jalan sehat sambil memelihara dan membersihkan
lingkungan kita,” ungkap Ketua WKRI Cabang Bunda Teresa dari Calcutta GPI, Joice Runtuwene.
Menurutnya, selain
menjaga tubuh kita sendiri tetap sehat dengan berlahraga, juga sekaligus
memelihara alam sekitar tempat tinggal kita bersih dan nyaman.
“Tujuan kegiatan ini
memupuk kepedulian kita memelihara alam lingkungan tempat tinggal dan tempat
kerja kita bersih dan nyaman. Selain itu juga melalui kegiatan ini kita juga
memelihara kebersamaan dan persatuan kita,” pungkas Runtuwene.(Roy)
Rabu, 14 Juni 2023
Minggu, 11 Juni 2023
64 Anak Terima Sakramen Komuni Pertama di Paroki BTDC GPI
Sebanyak 64 anak di Paroki Bunda Teresa dari Calcutta, Griya Paniki Indah (GPI) Manado menerima Sakramen Komuni Pertama, pada Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus, Minggu (11/05/2023).
Misa
yang dipimpin Pastor Paroki Pst. Petrus Tinangon PR dibantu Frater Diros Pugon
tersebut diawali dengan perarakan masuk 64 anak dari aula menuju ke dalam
gereja. Ke-64 anak tersebut mengenakan pakaian putih-putih.
Baik
lektor maupun pembaca Mazmur dan doa umat dibacakan oleh calon penerima komuni
pertama. Homili kali ini dibuat dalam tanya jawab oleh peserta komuni pertama
dan pastor. Ada beberapa pertanyaan yaitu mengapa sebelum menyambut komuni
harus mengaku dosa? Apa pentingnya masuk gereja pada hari Minggu? Apa itu
ekaristi? Pernyataan Yesus sebagai roti hidup dan apa itu adorasi?
“Selamat
menerima komuni tubuh dan darah Kristus. Ini tahap semakin menjadi anak-anak Allah.
Setelah ini boleh pulang makan siang di rumah, karena pesta sambut baru adalah
pesta keluarga,” tutur Pst. Petrus Tinangon.(Roy)
Kamis, 01 Juni 2023
Paroki BTDC GPI Gandeng Musica Sacra Gelar Workshop Mazmur
Sebanyak 47 umat Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta Griya Paniki Indah (BTDC-GPI) Manado mengikuti workshop Mazmur yang digelar DPP Bidang Liturgi bekerja sama dengan Musica Sacra Keuskupan Manado, Kamis (01/06/2023).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Pastor Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta Griya Paniki Indah Manado, Pst Petrus Tinangon PR dengan pemateri Dirtektur Musica Sacra Keuskupan Manado Pst Harry Singkoh MSC. Peserta workshop yang diikuti utusan wilayah rohani, stasi dan kelompok kategorial itu didominasi Orang Muda Katolik (OMK) dan Serikat Kepausan Anak Remaja (Sekar).

“Saya menyambut baik kerjasama dari Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta Griya Paniki Indah Manado. Mazmur adalah bacaan Kitab Suci yang dinyanyikan. Jadi pe-Mazmur merupakan pewarta yang memegang peran penting dalam misa, sehingga harus mempersiapkan diri dengan baik,” sebut Pst. Singkoh.
Lanjutnya hal penting yang perlu dilakukan pe-Mazmur yaitu mempersiapkan diri, menganalisa atau meneliti terlebih dahulu.
Pastor Petrus Tinangon didampingi Bidang Liturgi Agustinus Jehosua dan Marcelinus Kanto berterima kasih kepada Pastor Harry Singkoh Direktur Musica Sacra yang mau membantu melatih umat Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta GPI untuk membawakan Mazmur.(Roy)
Rabu, 31 Mei 2023
Umat Paroki BTDC GPI Tutup Rosario dengan Misa di Gua Maria
Devosi kepada Bunda Maria melalui doa Rosario umat Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta Griya Paniki Indah (BTDC-GPI) Manado ditutup melalui misa dengan selebran Pastor Paroki Pst. Petrus Tinangon PR di depan Gua Maria yang ada di halaman gereja, Rabu (31/05/2023).
Ratusan umat mengikuti misa yang diawali dengan doa rosario yang dipimpin Pastor Petrus Tinangon itu. “Hari ini Gereja Katolik juga memperingati Pesta Santa Perawan Maria mengunjungi Elisabet. Sebelumnya pada 29 Mei kita memperingati Perayaan Wajib Santa Perawan Maria Bunda Gereja,” tutur Pst. Tinangon.

Pastor Tinangon mengungkapkan istilah Rosario berasal dari bahasa Latin rosarium dari akar kata, rosa yang astinya bunga mawar, rosarium berarti karangan bunga mawar. Dalam budaya masyarakat Eropa, bunga mempunyai arti tanda cinta atau hormat. Pada abad pertengahan, umat Kristen biasanya merangkaikan bunga mawar untuk dipersembahkan kepada Maria. Dalam proses merangkaikan bunga mawar itu, mereka mengucapkan litani pujian kepada Maria.
Asal-usul doa Rosario bersumber pada pengalaman St. Dominikus, pendiri Ordo Dominikan, pada awal abad ke-12. Menurut tradisi ini, Bunda Maria menampakkan dirinya dan memberikan Rosario kepada St. Dominikus. Bunda Maria meminta Dominikus untuk mewartakan Rosario itu.
Santo Dominikus kebetulan sedang berjuang melawan kaum bidaah Albigensian (kelompok yang tidak percaya terhadap misteri kehidupan Kristus sebagai Allah yang menjelma menjadi manusia). Dominikus dan para pengikutnya berhasil ‘mematikan’ bidaah Albigensian itu dengan menggalakkan doa Rosario. Sehingga Santo Dominikus disebut santo yang menyebarkan doa Rosario seperti yang kita kenal sekarang.
Selesai doa Rosario tersebut dilanjutkan dengan perayaan ekaristi.(Roy)
Selasa, 23 Mei 2023
KOMSOS Paroki BTDC GPI Pertahankan Konten Youtube Terbaik
KOMSOS Paroki Bunda Teresa dari Calcutta Griya Paniki Indah (GPI) dalam
hajatan KOMSOS Family Gathering ke-3 Keuskupan Manado kembali mempertahankan
predikat konten Youtube terbaik, Minggu (21/05/2023).
Ini predikat konten Youtube kedua yang diterima KOMSOS Paroki Bunda
Teresa dari Calcutta GPI. Sebelumnya predikat yang sama diraih Paroki BTDC GPI
pada hajatan KOMSOS Family Gathering ke-2 Keuskupan Manado yang dilaksanakan di
Paroki Kristus Raja Kotamobagu 2022.
“Terima kasih kepada KOMSOS Keuskupan Manado atas evaluasi ini. Capaian
ini tentunya sangat membanggakan dan lebih memotivasi kami dalam pewartaan.
Terima kasih kepada teman-teman KOMSOS Paroki BTDC GPI, teruma mas Yohanes yang
terus memotifasi dengan ide-ide cemerlang. Terima kasih juga DPP dan Pastor
Paroki Petrus Tinangon RP yang terus mendukung dan menopang semua ide dan apa
yang kami lakukan dalam tugas kami,” tutur Ketua KOMSOS Paroki BTDC GPI, Royke
Randang.
Sementara itu pegiat KOMSOS Paroki BTDC GPI Yohanes Sujiyo, bersyukur masih
menjurai Konten Youtube. “Meraih predikat terbaik itu sulut, tetapi lebih sulit
lagi untuk mempertahankannya. Tentunya ini butuh komitmen, kerja sama dan kerja
keras,” sebut Yohanes Sujiyo.
Selain konten Youtube terbaik, Paroki BTDC GPI juga memperoleh nominator
konten Instagram terbaik dan nominator konten Website. Sedangkan juara umum
KOMSOS terbaik diraih KOMSOS Paroki Kristus Raja Kotamobagu.(Roy)












.jpg)


