Selasa, 05 Desember 2023

Tradisi Sinterklaas (Santa Claus)


Menjelang Natal setiap tahun selalu diawali dengan tradisi Sinterklaas atau Santa Claus. Tokoh Sinterklaas yaitu pria berjenggot putih berjubah merah yang sering membagikan hadiah kepada anak ini merujuk dari tokoh Santo Nicolaus.

Sipakah Santo Nicholas itu? Santo Nicolaus merupakan uskup dari Myra, Turki di abad ke-4 yang baik, murah hati dan mau membantu siapa saja. Nicolas lahir di Asia kecil pada abad ke-3 di kota Patara (Lycia dan Pamfilia), dan tinggal di Myra, Lycia (saat ini adalah wilayah Demre, Turki), yang pada saat itu adalah sebuah provinsi dari kekaisaran Romawi. Nicolaus adalah anak tunggal dari seorang pedagang Yunani yang kaya-raya bernama Epifanius dan isterinya Joan. Sejak muda Nicholas sudah tertarik dengan hal-hal religius dan memiliki keinginan yang besar untuk menjadi seorang imam. Ayah dan ibunya mengajarkan kepadanya untuk bersikap murah hati kepada orang lain, terutama kepada mereka yang membutuhkan pertolongan. Dari situ Nikolaus belajar bahwa menolong orang lain menjadikan jiwa bertambah kaya.

Menurut legenda, sejak berumur 5 tahun Nicholas sudah menjalankan puasa pada setiap hari Rabu dan Jumat. Setelah kedua orang tuanya yang kaya-raya meninggal karena wabah penyakit, Nicholas menggunakan seluruh harta warisannya untuk karya amal, terutama untuk menolong para fakir miskin. Ia sendiri kemudian tinggal bersama seorang pamannya, yang juga bernama Nicholas, yang adalah seorang uskup kota Patara. Pamannya inilah yang mendidiknya, lalu mentahbiskannya sebagai seorang imam.

Setelah menjadi imam, Nicholas sempat berziarah ke Tanah Suci Yerusalem. Sekembalinya dari perziarahannya, ia terpilih menjadi uskup kota Myra, ibu kota provinsi Lycia. 

Ketika Uskup Myra wafat, para imam, tokoh-tokoh kota, serta para uskup sekitarnya berkumpul bersama di katedral untuk memilih seorang uskup baru. Mereka berdoa serta memohon kepada Tuhan untuk menunjukkan kepada mereka siapakah yang pantas untuk jabatan itu. Dalam suatu mimpi, Tuhan berfirman kepada salah seorang dari mereka bahwa besok pagi haruslah mereka semua berdoa bersama. Sementara mereka berdoa, seseorang akan masuk lewat pintu katedral. Orang itulah yang harus mereka pilih.

Ternyata Nicolaus yang masuk ke dalam katedral. Penduduk kota segera memilihnya menjadi uskup mereka, karena mereka tahu bahwa orang yang sederhana ini, yang perbuatan baiknya telah mereka kenal, telah dipilih Tuhan untuk membimbing mereka. 

Sebagai Uskup Myra, Nikolaus menjadi semakin lebih sadar akan kebutuhan banyak orang. Ia akan menjelajahi seluruh penjuru kota untuk menawarkan pertolongannya kepada siapa saja yang sedang berada dalam kesulitan, dan kemudian pergi diam-diam tanpa menunggu ucapan terima kasih. Ia tidak ingin menjadi terkenal. Namun demikian, nama baiknya sebagai seorang kudus semakin tersebar dan tersebar, bahkan tersebar hingga ke kota-kota yang jauh yang belum pernah dikunjunginya.

Nikolaus secara istimewa memberi perhatian agar keluarga-keluarga mempunyai makanan yang cukup serta tempat tinggal yang layak, anak-anak tumbuh dan berkembang, para lanjut usia menempuh hidup mereka dengan martabat dan hormat. Nicolaus amat suka pada para pelaut yang hidup penuh bahaya di lautan. Tanpa kapal-kapal mereka, orang banyak di belahan dunia ini tidak memiliki makanan serta barang-barang seperti yang mereka bawa dalam perdagangan mereka.

Uskup Nicolaus merupakan seorang uskup yang sangat saleh, lugu dan penuh semangat. Ia terkenal gigih membela orang-orang miskin dan orang-orang yang tertindas.  Selain itu, Ia juga menjadi terkenal oleh karena mukjizat-mujizat yang dilakukan Tuhan melalui perantaraannya.

Salah satu cerita yang terkenal dari Santo Nicolaus adalah ketika menyelamatkan tiga anak-anak dari sistem perbudakkan serta aksinya yang berkeliling dunia untuk membantu anak kecil yang membutuhkan bantuan dan memberikan mereka hadiah.

Suatu hari, secara kebetulan, Nicolaus mendengar tentang seorang kaya di Myra yang jatuh miskin karena usahanya bangkrut. Bapak itu memiliki tiga orang anak gadis yang cantik, yang sudah cukup usianya untuk menikah. Tetapi ia tidak mempunyai cukup uang untuk menikahkan anak-anak gadisnya. Karena sudah tidak punya uang lagi untuk membeli makanan, ayah yang putus asa itu memutuskan untuk menjual salah seorang anak gadisnya sebagai budak. Setidak-tidaknya anggota keluarga yang lain dapat bertahan hidup, demikian pikirnya.

Malam sebelum anak gadis yang sulung dijual, Nicolaus dengan satu tas kecil berisi emas di tangannya,  mengendap-endap masuk halaman rumah mereka, melemparkan tas yang dibawanya melalui jendela yang terbuka, dan sekejap kemudian menghilang dalam kegelapan malam.  

Keesokan harinya, sang ayah menemukan tas berisi emas tergeletak di lantai dekat tempat tidurnya. Tidak tahu dari mana datangnya. Awalnya dia berpikir kalau emas itu palsu.Tetapi setelah diujinya, ternyata itu benar-benar emas. Sang ayah jatuh bersimpuh dengan air mata mengalir deras membanjiri pipinya. Ia mengucap syukur kepada Tuhan atas anugerah-Nya yang indah ini. Semangatnya bangkit kembali setelah padam sekian lama, karena seseorang secara tak disangka-sangka berbelas kasih kepadanya. Ia mempersiapkan pernikahan putri sulungnya. Masih tersisa cukup uang bagi mereka semua untuk hidup selama hampir setahun.

Namun dengan berakhirnya tahun, keluarga mereka tidak lagi memiliki apa-apa. Sang ayah, kembali putus asa karena tidak menemukan adanya jalan keluar, kemudian memutuskan menjual anak gadisnya yang kedua. Nicolaus kembali mendengar tentang hal ini, datang malam hari dekat jendela rumah mereka dan melemparkan satu tas berisi emas seperti yang ia lakukan sebelumnya. Keesokan harinya sang ayah bersukacita dan bersyukur kepada Tuhan serta memohon pengampunan dari-Nya karena telah berputus asa. Namun demikian, sang ayah tidak tahu orang misterius yang memberi mereka hadiah yang luar biasa ini.

Sejak itu, setiap malam sang ayah selalu mengawasi jendela rumahnya. Tahun berakhir, begitu jugalah uang simpanan mereka. Suatu hari, dalam keheningan malam, ia mendengar langkah orang mengendap-endap dekat rumahnya dan tiba-tiba satu tas berisi emas jatuh ke atas lantai. Sang ayah cepat-cepat bangkit dan lari dan menangkap orang misterius itu. Ia berhasil menangkap dan mengenali Nikolaus, karena pemuda itu berasal dari keluarga terpandang di kota.

“Mengapa engkau memberikan emas kepada kami?” tanya sang ayah.

“Karena Bapak membutuhkannya,” jawab Nikolaus.

“Tetapi mengapa engkau menyembunyikan diri dari kami?”

“Karena memberi itu indah, jika hanya Tuhan saja yang mengetahuinya.”

Santo Nicolas dari Myra tutup usia dengan tenang pada 6 Desember 343 dalam usia 73 tahun di keuskupannya, Myra, dan dimakamkan di katedral kota itu. Sebuah gereja juga dibangun di kota Venesia sebagai tempat penyimpanan sebagian relikwi santo Nikolaus. Gereja tersebut dikenal dengan nama  Gereja  San Nicolò al Lido yang sekarang dikelola oleh para biarawan Fransiskan.

Setelah ia meninggal, kisah tentang kemurah hati Santo Nikolaus dan kisah bagaimana ia menolong tiga orang anak gadis di atas melahirkan tradisi yang melukiskan Santo Nicolaus sebagai penyayang anak-anak tersebar di seluruh dunia dan mulai disebut sebagai “Sinter Klass” di Belanda. Figur yang erat dengan perayaan Natal ini berkembang negara-negara Eropa seperti Jerman, Swiss, dan Belanda, Inggris, sebagai tokoh kake tua dari kutub utara. Kisah tentang Sinterklaas ini kemudian menyebar ke daratan Amerika pada akhir abad ke-18 oleh orang-orang Belanda. Selain itu, Sinterklaas juga membawa serta beberapa pelayan berkulit hitam atau yang lebih terkenal dengan istilah “Piet Hitam” yang bertugas untuk menghukum anak-anak nakal. Tradisi Piet hitam ini juga diambil berdasarkan kisah Santo Nicolaus mengubah beberapa setan hitam menjadi pelayannya dengan tanda salib.

(Dirangkum dari berbagai sumber)

Senin, 04 Desember 2023

Santo Nikolas dari Myra, Uskup dan Pengaku Iman

 6 Desember


Nikolas lahir di Parara, Asia Kecil dari keluarga yang kaya raya. Sejak masa mudanya ia sangat menyukai cara hidup bertapa dan melayani umat. Ia kemudian menjadi seorang imam yang sangat disukai umat. Harta warisan dari orangtuanya dimanfaatkan untuk pekerjaan-pekerjaan amal, terutama untuk menolong orang-orang miskin. Sekembalinya dari Yerusalem, ia dipilih menjadi Uskup kota Myra dan berkedudukan di Lycia, Asia Kecil (sekarang: Turki).

Ia termasuk orang kudus yang paling populer, sehingga dijadikan pelindung banyak kota, propinsi, keuskupan dan gereja. Di kalangan Gereja Timur, ia dihormati sebagai pelindung para pelaut; sedangkan di Gereja Barat, ia dihormati sebagai pelindung anak-anak, dan pembantu para gadis miskin yang tidak mampu menyelenggarakan perkawinannya.

Ia seorang uskup yang lugu, penuh semangat dan gigih membela orang-orang yang tertindas dan para fakir miskin. Pada masa penganiayaan dan penyebaran ajaran-ajaran sesat, ia menguatkan iman umatnya dan melindungi mereka dari pengaruh ajaran-ajaran sesat.

Ketenaran namanya sebagai uskup melahirkan berbagai cerita sanjungan. Sangat banyak cerita yang menarik dan mengharukan. Salah satu cerita yang terkenal ialah cerita tentang tiga orang gadis yang diselamatkannya. Cerita yang lain berkaitan dengan kelaparan hebat yang dialami umatnya. Sewaktu Asia Kecil dilanda paceklik yang hebat, Nikolas mondar-mandir ke daerah-daerah lain untuk minta bantuan bagi umatnya. Ia kembali dengan sebuah kapal yang sarat dengan muatan gandum dan buah-buahan. Namun, tanpa sepengetahuannya, beberapa iblis hitam bersembunyi dalam kantong-kantong gandum itu. Segera Nikolas membuat tanda salib atas kantong-kantong itu dan seketika itu juga setan-setan hitam itu berbalik menjadi pembantunya yang setia.

Nikolas adalah santo nasional Rusia. Cerita tentang tertolongnya ketiga puteri di atas melahirkan tradisi yang melukiskan Santo Nikolas sebagai penyayang anak-anak. Salah satu tradisi yang paling populer ialah tradisi pembagian hadiah kepada anak-anak pada waktu Pesta Natal oleh orangtuanya melalui 'Sinterklas'. Tradisi ini diperkenalkan kepada umat Kristen Amerika oleh orang-orang Belanda Protestan, yang menobatkan Santo Nikolas sebagai tukang sulap bernama Santa Claus.

Santo Nikolas meninggal dunia di Myra dan dimakamkan di katedral kota itu. Relikuinya kemudian dicuri orang pada tahun 1807. Sekarang relikui itu disemayamkan di Bari, Italia.

Sabtu, 02 Desember 2023

Santo Fransiskus Xaverius

3 Desember



Santo Fransiskus Xaverius bernama asli Francesco de Yassu Javier lahir di istana Xavier di Navarra, Spanyol pada 7 April 1506. Ia Santo yang pernah menginjakan kaki di Indonesia. Salah seorang teman pergaulan dan sahabatnya di Paris ialah Ignasius Loyola yang berpengaruh besar terhadap jalan hidup Fransiskus sebagai seorang misionaris besar dalam sejarah Gereja. "Apa gunanya seseorang memperoleh seluruh dunia, namun kehilangan jiwanya?" Pertanyaan ini mempengaruhi sikapnya yang mengilhami jalan hidupnya. Bersama Ignasius Loyola dan lima rekannya yang lain, termasuk Petrus Faber, Fransiskus mengikrarkan kaulnya pada 15 Agustus 1534 di gereja Montmatre. 

Pengikraran kaul ini menandai awal berdirinya Serikat Yesus yang secara resmi direstui oleh Paus Paulus III (1534-1549) pada tahun 1540. Fransiskus ditahbiskan menjadi imam pada tanggal 24 Juni 1537. Pada 16 Maret 1540, Xaverius meninggalkan rekan-rekannya di Roma dan berangkat ke Portugal untuk memenuhi undangan Raja Yohanes III, yang meminta imam-imam Yesuit mewartakan Injil di wilayah jajahan Portugis di India. Bersama dua rekannya dari Portugis, Fransiskus memulai perjalanan pada 7 April 1541. Tiba di Goa, India pada tanggal 6 Mei 1542, Fransiskus mulai berkarya di India Selatan dan Sri Langka. Karyanya di Goa gemilang dengan cara pewartaannya yang menarik. Pada tahun berikutnya, sekitar tanggal 27 Januari, ia mengabarkan ke Roma sudah mempermandikan kurang-lebih 10.000 orang dalam waktu satu bulan. 

Setelah tiga tahun (1542-1545), mewartakan Injil di pantai Barat India, Fansiskus bertolak ke Malaka. Musim semi tahun 1545, ia tiba di Malaka dan mewartakan Injil di sana. Awal tahun 1546, ia berlayar dengan kapal dagang ke gugusan kepulauan di Indonesia bagian timur, terutama di Maluku. Fransiskus mempermandikan kira-kira 1000 orang Ambon dan mempersiapkan kedatangan imam-imam baru. Lalu ia menuju ke Ternate pada bulan Juli 1546.

Setelah Fransiskus mengatur kedatangan pengganti-penggantinya, ia kembali ke Malaka untuk selanjutnya pergi ke Jepang. Pada tanggal 14 Juni 1549, Fransiskus berlayar ke Jepang ditemani oleh Pater Cosmas de Torres, Bruder Juan Fernandez, Anger, seorang Jepang yang sudah bertobat dan dua orang lainnya.

Mereka tiba di Kagoshima, Kyushu pada 15 Agustus 1549. Mula-mula mereka berusaha mempelajari bahasa Jepang dan menerjemahkan ajaran-ajaran Kristen ke dalam bahasa daerah setempat. Dari Kagoshima, pada bulan Agustus 1550 Fransiskus bersama kawan-kawannya berlayar ke Honshu, pulau terbesar dari gugusan kepulauan Jepang. Orang-orang Jepang menyambut baik mereka dan tertarik sekali dengan ajaran-ajaran Kristen yang disampaikan dengan penuh rasa hormat dan keberanian.

Satu setengah tahun di Jepang,  kecemburuan dan perlawanan dari rahib-rahib Budha sangat gencar namun semuanya dapat diatasi. Pada tahun 1552 Xaverius kembali ke India sementara Pater Torres dan Bruder Fernandez menetap di Jepang untuk melanjutkan karya misi di sana.

Setelah menyelesaikan masalah-masalah Yesuit di India, Xaverius berlayar ke Tiongkok Cina, sebuah negara besar yang pada waktu itu tertutup bagi orang-orang asing. Pada April 1552, ia berlayar menuju Cina dengan sebuah kapal Portugis dan didaratkan di pulau Sanchian, di depan muara sungai Chukiang.

Saat menunggu jemputan perahu yang bersedia menyelundupkannya ke daratan Tiongkok, Xaverius tiba-tiba jatuh sakit dan dalam waktu dua minggu ia meninggal di sebuah gubug, hanya ditemani oleh seorang pemuda Tionghoa yang telah menemani dia dari Goa. Fransiskus meninggal dunia di Sanchian pada 3 Desember 1552.

Pastor Ludwig, sejarawan Gereja yang terkenal, menjuluki Fransiskus Xaverius sebagai seorang "Misionaris Perintis Agama Salib" di Asia dan misionaris terbesar semenjak Santo Paulus. Pada tahun 1622 ia dinyatakan 'kudus' oleh Paus Gregorius XV (1621-1623). Karena teladan hidupnya, Paus Pius X (1903-1914) mengangkat dia sebagai pelindung utama karya misi.




Minggu, 26 November 2023

Sederhana Umat Paroki GPI Rayakan Yesus Kristus Raja Semesta Alam

 

 


Umat Paroki Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta Griya Paniki Indah (BTDC GPI) tahun ini merayakan Hari Raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam lain dari tahun-tahun sebelumnya namun tetap sederhana.

Minggu 26 November 2023 perayaan diawali dengan perarakan umat dari kompleks persekolahan suster yang ada di perumahan GPI. Selanjutnya umat berarak bersama Pastor Jan Silvianus Koraag Pr bersama putra-putri altar menuju gereja untuk melaksanakan perayaan ekaristi. Tiap wilayah rohani membawa baliho dan  pataka pelindung mereka masing-masing.

“Hari Raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam bagi umat katolik di seluruh dunia dirakan secara meriah. Tahun ini kita sudah cukup meriah walau masih sederhana, tahun depan akan lebih meriah lagi sebagai ungkapan iman. Rute perjalanan mungkin lebih jauh lagi, dari Paroki GPI ke Stasi Koka, kemudian tahun berikut lagi dari Stasi Koka ke Stasi Kima, ini melambangkan persatuan, kesatuan dan kebersamaan umat katolik Paroki GPI,” tutur Pastor Alo Koraag sapaan akrabnya.


“Hari Raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam dimana kita menutup Tahun Liturgi gereja katolik yaitu tahun A, untuk masuk ke Tahun B melalui masa Adven dimana kita mempersiapkan kedatangan kelahiran Yesus Kristus ke dunia ini. Dalam liturgi gereja kita merayakan karya keselamat Allah dalam Kitab Suci dari Perjanjian Lama yaitu Kejadian sampai Perjanjian Baru yaitu Wahyu dalam tiga tahun liturgi gereja,” tutur Pastor Alo Koraag.

Lanjutnya makna selanjutnya dari Hari Raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam adalah kita mempersiapkan diri untuk kedatangan Tuhan Yesus Kristus dengan umat bertobat. “Selanjutnya melalui Hari Raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam kita diingatkan disamping kita berdoa, kita jangan lupa bagaimana Allah mencintai sesama kita. Mari kita saling memberi dukungan,” pungkas Pastor Alo Koraag.(Roy)  

Sabtu, 25 November 2023

Paroki BTDC GPI Ketambahan 4 Wilayah Rohani Baru


Setelah digodok dan melalui proses penataan oleh Tim Kerja Pemekaran Wilayah Rohani, Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta Griya Paniki Indah (BTDC GPI) akhirnya ketambahan empat wilayah rohani di pusat paroki. Penambahan 4 wilayah rohani hasil pemekaran itu ditetapkan oleh Ketua DPP yang juga Pastor Paroki GPI, Pst Petrus Tinangon Pr dalam rapat Sabtu (25/11/2023) di aula paroki.

Ketua Tim Kerja Pemekaran Marcel Kanto mengungkapkan, empat wilayah rohani yang bertambah yaitu :

1. Wilayah Rohan Santa Beatrice yang diperingati pada 29 Juli.

2. Wilayah Rohani Santo Padre Pio yang diperingati pada 23 September.

3. Wilayah Rohani Santa Helena yang pesta pelindungnya pada 18 Agustus.

4. Wilayah Rohani Santo Lorenzo Luis pesta pelindungnya setiap 20 September.

Lanjutnya dengan demikian pusat Paroki GPI bertambah dari sebelumnya 12 wilayah rohani menjadi 16 wilayah rohani.

“Ada beberapa substansi khusus sebagai tujuan pemekaran ini. Pertama, adanya urgensitas dalam pelayanan yang lebih kompleks, terpadu dan terakomodir dengan penuh rasa kasih. Kedua, wajah esensial gereja adalah semangat persekutuan yang tumbuh dalam semangat kasih dan persaudaraan karena topangan kasih Kristus,” jelas Kanto.

Pastor Petrus Tinangon mengungkapkan  rapat ini untuk mematangkan dan mendefinitifkan pemekaran wilayah rohani. “Rencana ini untuk menunjang renstra keuskupan Manado agar tercipta persekutuan-persekutuan yang melayani. Rencana ini sebenarnya sudah cukup lama. Diharapkan di paroki ini lebih gampang dengan persekutuan-persekutuan ini dalam  hidup menggereja,” sebut Pastor Tinangon.  

Pada kesempatan itu juga Pastor Petrus Tinangon telah menunjuk nama-nama koordinator yang akan mempersiapkan pemilihan pengurus wilayah rohani tahun 2024. “Para koordinator mulai melaksanakan tugas tanggal 2 Januari 2024 sampai 15 Januari 2024 atau sampai terpilihnya pengurus wilayah rohani yang baru,” jelas Pastor Petrus.

Rapat ini juga dihadiri Frater Dirros Pugon Pr, Koordinator-koordinator Bidang, Tim Kerja Pemekaran dan para ketua wilayah rohani.

Diketahui sebelumnya Paroki GPI telah memiliki 17 wilayah rohani yang terdiri dari 12 wilayah rohani di pusat paroki, 2 wilayah rohani di Stasi Kima Atas, dan 3 wilayah rohani di Stasi Mapanget Barat.

 

Daftar Wilayah Rohani Paroki GPI

1. WR Santo Ambrosius

2. WR Santo Thomas Becket

3. WR Santo Yohanes Rasul Dan Penginjil

4. WR Santa Elisabeth

5. WR Santa Maria Ratu Rosario

6. WR Santa Maria Pencinta Damai

7. WR Santa Lidwina

8. WR Santo Valentinus

9. WR Santa Ursula

10. WR Santo Fidelis Dari Sigmaringen

11. WR Santo Athanasius

12. WR Santo Mikael

13. WR Santa Beatrice

14. WR Santo Padre Pio

15. WR Santa Helena

16. WR Santo Lorenzo Luis

STASI SANTO PETRUS, MAPANGET BARAT

17. WR Santa Perpetua

18. WR Santa Angela Merici

19. WR Santo Antonius Dari Padua

STASI SANTO CAROLUS BORROMEUS, KIMA ATAS

20. WR Santo Paskalis Baylon

21. WR Santo Yohanes Maria Vianne

(Roy)


Jumat, 24 November 2023

SANTA KATARINA DARI ALEXANDRIA

 25 November

 


Santa Katarina hidup pada masa Gereja Perdana. Ia adalah puteri yang cantik dari pasangan kafir yang kaya di Alexandria, Mesir. Katarina suka sekali mempelajari pertanyaan-pertanyaan mendalam tentang filsafat dan agama. Setelah membaca tentang agama Kristen, ia kemudian menjadi seorang Kristen.

Ketika Katarina berusia delapanbelas tahun, Kaisar Maxentius mulai melakukan penganiayaan terhadap umat Kristen. Gadis Kristen yang cantik ini menghadap raja untuk mengatakan pendapatnya tentang perbuatan raja yang kejam. Ketika raja berbicara tentang berhala-berhala, Katarina dengan gamblang menunjukkan kepadanya bahwa berhala-berhala itu adalah bohong. Maxentius tidak dapat membantah penjelasan Katarina. Kaisar Maxentius kemudian memerintahkan limapuluh orang ahli fisafat kafir yang terbaik. Katarina berhasil membuktikan kebenaran agamanya, sehingga kelimapuluh ahli filsafat itu menjadi yakin bahwa Katarina benar. Maxentius murka dan membunuh semua ahli filsafat itu. Kaisar Maxentius mencoba membujuk Katarina dengan menjanjikan mahkota ratu baginya. Katarina dengan tegas menolak, sehingga kaisar memerintahkan agar Katarina disiksa dan dijebloskan ke dalam penjara.

Ketika Maxentius pergi, isterinya dan seorang pejabat istana amat penasaran. Maka mereka mendatangi Katarina di penjara untuk mendengar gadis Kristen yang menakjubkan ini berbicara. Isteri kaisar beserta duaratus pasukan pengawal pun bertobat. Mereka semuanya dijatuhi hukuman mati. Katarina sendiri hendak digilas dengan sebuah roda penuh duri besar dan disiksa hingga tewas. Tetapi secara misterius roda terbelah menjadi dua dan hancur berantakan. Pada akhirnya, Santa Katarina dihukum penggal. St. Katarina adalah pelindung para ahli filsafat Kristen.

Selasa, 21 November 2023

Santa Sesilia, Perawan dan Martir

 

22 November




Sesilia adalah seorang puteri bangsawan kristen dari suku bangsa Coesilia, suku terkenal yang menghasilkan banyak pemimpin untuk Republik Roma pada masa itu. Semenjak kecil ia telah berikrar kepada Allah untuk hidup suci-murni dan tidak menikah.

Ketika sudah dewasa, orang-tuanya mempertunangkan dia dengan Valerianus, seorang pemuda yang berhati mulia dan jujur tetapi masih kafir. Ia tidak menoIak kehendak orang tuanya, kendati ia terus berupaya mencari jalan agar tetap mempertahankan ikrar kemurniannya. Ia yakin bahwa Tuhan akan membantunya dalam niatnya yang baik itu. Ketika hari perkawinannya tiba, maka Sesilia mengikuti upacara sambil berdoa dan menyanyikan lagu-lagu rohani. Setelah masuk ke kamar pengantin, kepada Valerianus, Sesilia meminta tidak menyentuhnya karena ada seorang malaikat yang selalu menjaganya. Jika berani menyentuh dirinya, maka malaikat itu akan marah. Valerianus meminta Sesilia menunjukan malaikat itu dan berjanji akan mengikuti kemauan istrinya itu jika malaikan itu berasal dari Tuhan.

"Jika engkau percaya dan mau dibaptis menjadi Kristen, engkau akan melihat malaikat itu," kata Sesilia. Valerianus pun setuju usul Sesilia, isterinya. Ia disuruh menghadap Paus Urbanus, yang tinggal di Jalan Apia. Valerianus mengalami suatu penampakan ajaib kemudian bertobat dan dibaptis oleh Paus Urbanus. Ketika ia kembali ke rumah, didapatinya Sesilia sedang berdoa didampingi seorang malaikat yang membawa 2 mahkota bunga. Valerianus sangat terharu menyaksikan peristiwa itu.

Waktu itu Kaisar Roma Diokletianus sedang mengejar dan menganiaya umat Kristen. Sesilia dan Valerianus setiap hari menguburkan jenazah orang-orang Kristen yang dibunuh. Valerianus kemudian tertangkap dan dihukum mati bersama adiknya dan seorang tentara Romawi yang bertobat. Sesilia juga ditangkap dan diadili. Ia disiksa dengan bermacam-macam cara, tetapi semuanya itu sia-sia saja. Akhirnya dia dipenggal lehernya dan wafat sebagai martir Kristus pada tahun 230.

Kemartirannya membuat banyak orang Roma bertobat dan mengimani Kristus. Sesilia diangkat sebagai pelindung paduan suara dan musik gerejawi.

Minggu, 19 November 2023

Paroki GPI Tuntaskan Laporan Keuangan 2022


Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta Griya Paniki Indah (BTDC GPI) akhirnya menuntaskan laporan keuangan tahun 2022. Minggu (19/11/2023) telah ditandatangani berita acara penutupan laporan keuangan Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta Griya Paniki Indah GPI tahun 2022.

Penandatanganan berita acara tersebut diawali dengan pemaparan laporan keuangan Paroki tahun 2022 dari Bidang Keuangan di hadapan Tim Keuangan Keuskupan Manado, Pastor Paroki GPI Pst. Petrus Tinangon Pr, dan Dewan Keuangan Paroki (DKP) Paroki GPI.

Selanjutnya berita acara penutupan laporan keuangan Paroki tahun 2022 tersebut ditandatangani oleh Bidang Keuangan Paroki dan Pastor Petrus Tinangon Pr, serta tim keuangan Keuskupan Manndo. Berita acara itu kemudian diserahkan kepada tim keuangan keuskupan Manado.

Pastor Petrus Tinangon bersyukur laporan keuangan 2022 bisa selesai dan berharap untuk laporan keuangan 2023 bisa lebih cepat lagi selesai disusun. Hal yang sama juga diungkapkan Pieter dari Tim Keuangan Keuskupan Manado.(Roy)

Sabtu, 11 November 2023

Pastor Alo Koraag: Jadilah Orang Bijaksana Supaya Masuk Surga

 

Pastor Silvianus Jan (Alo) Koraag Pr.


Pastor Silvianus Jan Koraag Pr atau akrab disapa Pastor Alo mengingatkan umat Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta Griya Paniki Indah (BTDC GPI) untuk menjadi orang yang bijaksana supaya masuk surga.

Dalam bacaan injil Minggu Biasa XXXII, Minggu (12/11/2023) Pastor Alo membacakan Injil Matius 25 : 1 -13 , “Mempelai datang, songsonglah dia.”

“Sesuai bacaan injil Minggu Biasa XXXII ini saya akan mengupas soal orang bodoh, orang bijaksana, surga dan neraka. Ada orang memiliki pengetahuan, pandai atau juga tidak memiliki pengetahuan, tetapi tidak bijaksana. Sebaliknya Ada orang yang tidak punya pengetahuan atau juga punya pengetahuan tetapi bijaksana,” tutur Pastor Alo Koraag.

Lanjutnya, ada orang tidak sekolah tetapi bijaksana sehingga berhasil. Ada juga orang yang punya pengetahuan, pandai tetapi justru tidak bijaksana, akhirnya menderita dengan kepandaiannya. Lihat saja ada penemu-penemu karena tidak bijaksana jadi stres, gila bahkan mati. Bahkan ada orang yang sangat kaya tiba-tiba loncat dari gedung.
Surga adalah tujuan hidup manusia.

“Surga adalah tempat orang-orang yang sudah membersihkan diri, bertobat dan layak untuk bersatu bersama dengan Allah bapa, putra dan roh kudus. Jadi masuk surga tidak gampang, baik kita yang masih hidup maupun yang sudah mati. Bagi yang masih hidup tentu mempersiapkan diri sejak saat ini. Sedangkan yang sudah mati tentu berharap dari anak, cucu dan sanak keluarga untuk mendoakan keselamatan jiwa. Inilah iman katolik sehingga bulan november ini memberi kesempatan untuk mendoakan arwah orang yang sudah  meninggal. Hanya saja saat ini memang susah, karena baru tiga hari sudah melupakan keluarga kita yang meninggal,” ungkap Pastor Alo Koraag.

Neraka menurut Pastor Alo adalah tempat bagi orang-orang yang tidak berkenan bagi Allah, menolak kehendak Allah. “Saya yakin kita ini tidak akan masuk neraka karena sudah beriman. Soal kematian tidak ada yang tahu. Karena kalau Tuhan Yesus bilang minggu depan mo kiamat, pasti mulai malam ini langsung penuh itu gereja, ruang pengakuan dosa somo penuh. Dalam sejarah dunia baru dua orang yang masuk surga tanpa kehancuran jiwa dan raga. Dalam perjanjian lama Nabi Elia orang suci yang membela kehendak Tuhan dan di perjanjian baru yaitu Bunda Maria yang diangkat ke surga,” sebut Pastor Alo Koraag.

Lebih lanjut menurutnya, amal iman kita sangat berarti dalam kehidupan seperti dicerikan dalam injil tentang orang yang bijaksana dan orang yang bodoh.  Orang yang bodoh hidupnya masa bodoh tanpa persiapan. Sedangkan orang yang bijaksana mempersiapkan dalam segala hal demi menyambut kedatangan Yesus. “Jadilah orang bijaksana supaya masuk surga. Makanya kita harus bertobat, jangan karena sibuk bekerja tidak lagi masuk gereja,” kunci Pastor Alo.(Roy)

Minggu, 05 November 2023

Pemberkatan Sakristi Stasi St Carolus Borromeus

 


 


Pastor Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta, Griya Paniki Indah (BTDC GPI) Pst. Petrus Tinangon Pr memberkati dan meresmikan ruang Sakristi gereja Stasi Santo Carolus Borromeus, Kima Atas, Minggu 5 November 2023.

Diawali dengan pemberkatan air dan garam, kemudian pemberkatan salib serta ruangan. Pengguntingan pita dan pembukaan pintu pertama dilakukan oleh Ketua Stasi Santo Carolus Borromeus, Kima Atas Elvi Tololiu dan Sekretaris DPP Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta Pedro Pangemanan.

Pemberkatan dan peresmian ruang Sakristi Gereja Stasi St Carolus Borromeus, Kima Atas dihadiri Pastor Rekan Pst Silvianus Jan (Alo) Koraag Pt, Frater Dirros Pugon Pr, ketua Stasi Kima Ata Elvi Tololiu , mantan ketua stasi Maxi Kumolontang , umat wilayah rohani Pascalis Baylon dan Wilayah rohan Maria Yohanes Vianney, ketua stasi St Petrus Koka Mapanget Barat Kristo Jemiun dan pengurus DPP.(Roy) 

Sabtu, 04 November 2023

Santa Elizabeth dan Santo Zakharia

 5 November



Santa Elizabeth adalah saudara sepupu Bunda Maria, Istri dari Santo Zakharia dan ibu dari Santo Yohanes Pembabtis. Elizabeth yang dikunjungi oleh Santa Maria setelah menerima khabar gembira dari Malaikat Gabriel; dan dia adalah orang pertama yang menyebut Maria sebagai Bunda Allah. Saat Maria mengunjunginya, ia membalas salam dari Bunda Allah dengan salamnya yang indah, yang menjadi dasar dari doa Salam Maria;

"Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? …. (Luk 1:41-43)

Zakharia adalah seorang imam yang bertugas di Bait Allah. Ia berasal dari golongan Abia dan aktif bertugas pada masa pemerintahan Raja Herodes Agung di Yudea. Ia dan istrinya, Santa Elizabeth, merupakan keturunan Imam Harun dari suku Lewi.

Dalam Injilnya Santo Lukas melukiskan bahwa Imam Zakharia dan Elizabeth hidup dengan ketaatan penuh kepada Allah, tetapi mereka tidak memiliki anak sebab Elizabeth mandul dan mereka berdua telah berusia lanjut. Suatu hari saat sedang bertugas di Bait Allah, malaikat Gabriel menampakkan diri kepada Zakharia.

Malaikat itu berkata kepadanya: "Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elizabeth, isterimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes. (Luk 1 : 11 – 18)

Namun, Zakharia masih juga ragu-ragu dan kurang percaya, sehingga memperoleh sebuah hukuman.

"Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu. Sesungguhnya engkau akan menjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata sampai kepada hari, di mana semuanya ini terjadi, karena engkau tidak percaya akan perkataanku yang akan nyata kebenarannya pada waktunya." (Luk 1:19 – 20).

Zakharia baru bisa berbicara kembali setelah anaknya itu lahir.

HUT ke 17 Brigita, Pastor Petrus Ingatkan Soal Dewasa

 


 

Pastor Petrus Tinangon Pr mengungkapkan arti kedewasaan bukan sedekar bertambahnya umur tetapi proses pertumbuhan kualitas pikiran dan prilaku. Hal itu diungkapkan pastor Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta Griya Paniki Indah (BTDC GPI) dalam kotbah misa syukur HUT ke 17 Brigita Wewengkang, Sabtu (04/11/2023) di wilayah rohani Sta Elisabet.  

Kedewasaan bukan hanya menyangkut umur, tapi status tertentu seperti perasaan, pandangan, orientasi, perilaku atau lainnya. Dewasa dalam umur belum merupakan jaminan bahwa kita pun dewasa dalam bidang lainnya. Kalau begitu apa yang dimaksud dengan kedewasaan? apa ciri-cirinya? Ciri-ciri itu akan tampak lebih jelas kalau dibandingkan dengan pola pikir dan perilaku anak kecil di bawah usia 5 tahun,” tutur Pastor Petrus.

Lanjutnya, kedewasaan berarti mampu mengenali dan menerima diri sendiri. Anak kecil seringkali ingin melakukan hal-hal yang sebetulnya berbahaya baginya. Ia tidak bisa namun ia sok bisa, ia meng-under estimate dirinya atau sebaliknya seringkali ia tidak melakukan apa yang sebenarnya dapat dilakukannya,” ujar Pastor Petrus.

Menurutnya kedewasaan berarti tahu di bidang apa ia lemah tanpa merasa minder akan kelemahannya dan juga tahu di bidang apa iya kuat tanpa merasa sombong namun bangga dan mengembangkan kekuatannya itu. Mampu menerima keberadaan orang lain,” sebutnya.

Pastor Petrus mengungkapkan, kedewasaan berarti mampu berpikir dan bertindak mandiri. Dewasa dapat menyuruh dan melarang diri sendiri mampu membedakan mana yang benar dan tidak benar dari sekian banyak sisi. Tidak ada orang yang dapat berkata hari ini saya menjadi dewasa dan mempunyai kualitas kedewasaan,” ungkapnya.

Kedewasaan bukanlah suatu keadaan, melainkan proses pertumbuhan menuju kualitas-kualitas pikiran dan perilaku. Selama kita masih hidup, selama itu pula kita masih bisa bertumbuh dalam ciri-ciri kedewasaan. Orang yang dewasa adalah orang yang mendewasakan yaitu orang yang sedang bertumbuh kualitas kedewasaannya adalah growing people maturity. Proses bertumbuh seperti itu pula yang ditulis oleh Rasul Paulus dalam Filipi pasal 3 ayat 12 sampai 16 yang sudah kita dengarkan,” jelas Pastor Tinangon.

Dalam perayaan ekaristi itu Pastor Petrus didampingi Frater Dirros Pugon Pr, dan juga dihadiri umat wilayah rohani Sta Elisabet, OMK, PPA dan pengurus DPP.(Roy)

Jumat, 03 November 2023

Santo Carolus Borromeus, Uskup dan Pengaku Iman

 4 November


 


Santo Carolus Borromeus, lahir pada 2 Oktober 1538 di tepi Danau Maggiore, memiliki perjalanan hidup yang luar biasa. Meskipun berasal dari keluarga bangsawan, Carolus memilih jalan rohani. Ia diangkat menjadi Uskup Agung Milano pada usia muda dan memainkan peran penting dalam pembaharuan Konsili Trente. Carolus mengambil bagian di dalam sidang-sidang terakhir Konsili Trente, yang membahas pembaharuan Gereja.

Carolus menghadapi banyak tantangan dalam tugasnya. Ia memimpin dengan keteladanan, hidup sederhana, dan berbagi kekayaannya dengan orang-orang miskin. Selain itu, ia mendirikan sekolah-sekolah minggu untuk mengatasi kebutaan rohani di kalangan anak-anak. Dengan semangatnya, ia membakar api keimanan kembali di hati umatnya.

Pengaruh Santo Carolus Borromeus melampaui wilayahnya. Ia merawat pasien saat wabah sampar melanda dan bahkan berperang dengan tantangan Reformasi Protestan dan bidaah-bidaah. Carolus juga berusaha menghidupkan kembali semangat keagamaan di wilayah yang kurang bersemangat.

Kehidupan Santo Carolus Borromeus penuh dengan pengabdian dan perjuangan. Ia mendapat banyak cobaan dan rintangan, namun iman dan ketabahannya tidak pernah luntur. Ia tetap berpegang pada prinsip-prinsipnya hingga akhir hayatnya. Pemerintah malah kurang menyukainya dan malahan memfitnahnya. Untunglah ia dilindungi oleh Paus. Santo Carolus Borromeus wafat pada tanggal 3 November 1584 di Milano.